Indonesia Masters 2026 - Apriyani/Lanny Menang tapi Bingung - Semua Halaman - Bolasport
Indonesia Masters 2026 - Apriyani/Lanny Menang tapi Bingung - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Kamis, 22 Januari 2026 | 18:30 WIB
BOLASPORT.COM - Meski dilanda kebingungan, Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari berhasil maju ke perempat final Indonesia Masters 2026.
Kelolosan Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari terjadi usai menyingkirkan Tsang Hiu Yan/Yeung Pui Lam dalam babak 16 besar.
Bertarung di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026), ganda putri Indonesia menang dua gim langsung atas duet Hong Kong dengan skor 21-17 dan 21-18.
Kemenangan ini tak mudah didapatkan oleh Apriyani/Lanny.
Di awal laga, mereka sempat bingung dan tegang.
Namun, kendala tersebut dapat diatasi dengan saling mengisi.
"Kalau dari saya sih tadi mungkin saat pertama kak Apri kan banyak bingungnya," tutur Lanny.
"Saya berusaha menangin kak Apri, tapi gim kedua saya juga ada di di sisi itu dan kak Apri balik menenangin saya," ujarnya.
Pernyataan Lanny diakui oleh Apriyani.
"Iya tadi sempat kebingungan," kata pemilik medali emas Olimpiade 2020 itu.
"Pas saya bingung, dia masuk, dia bingung saya masuk. Jadi kami saling melengkapi," ucap Apriyani.
Pada akhirnya komunikasi yang baik membuahkan hasil positif bagi srikandi Indonesia.
Kemenangan ini membawa Apriyani/Lanny ke perempat final.
Baca Juga: Singkirkan Jagoan Taiwan, Debutan Indonesia Masters sampai Gemetaran
Selanjutnya, mereka ditantang Hsu Ya-cing/Sung Yu-hsuan asal Taiwan.
Duel babak delapan besar dijadwalkan berlangsung besok, Jumat (23/1/2026).
"Buat besok, kami hanya menyiapkan recovery pikiran lagi terus kami coba untuk lihat video untuk persiapan dan sekiranya kami bisa apa supaya menang," kata Apriyani.
Menurut Apriyani, ganda putri Indonesia punya peluang besar untuk juara di ruamh sendiri.
Hal tersebut dikarenakan banyak pasangan top yang tidak ikut serta.
"Mungkin kita bisa dapat kesempatan yang cukup baik juga untuk ganda putri Indonesia," ujarnya.
"Siapapun yang masuk, kita disini kita bisa memanfaatkan momentum bagk ganda putri Indonesia karena top 10 sedikit yang ikut," pungkas Apriyani.