Proliga 2026 - Rebut Set Kedua Lalu Deuce 29-29, Fahri Septian dkk Bikin LavAni Hampir Tersandung - Bolasport
Proliga 2026 - Rebut Set Kedua Lalu Deuce 29-29, Fahri Septian dkk Bikin LavAni Hampir Tersandung
BOLASPORT.COM - Jakarta LavAni Livin Transmedia menjaga tren tak terkalahkan hingga laga yang ketiga di Proliga 2026 walau dengan susah payah.
Jakarta LavAni Livin Transmedia menjaga posisi di puncak klasemen dengan kemenangan poin penuh lainnya di Proliga musim ini.
Setelah mengalahkan Jakarta Garuda Jaya dan Jakarta Bhayangkara Presisi, LavAni mengatasi perlawanan Medan Falcons Tirta Bhagasasi.
Kemenangan 3-1 (25-19, 22-25, 31-29, 25-20) diraih Dio Zulfikri dkk. dalam laga yang digelar di GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (22/1/2026).
LavAni tidak meremehkan walau Falcons Tirta Bhagasasi merupakan tim termuda di Proliga dan satu-satunya yang belum pernah menang.
Juara Proliga dua kali ini menurunkan kekuatan penuh lewat Hendra Kurniawan, Boy Arnes, Dio Zulfikri, serta duet legiun asing, Taylor Sander dan Nato Dickinson.
Walau debutan, tim asal Medan membawa pengalaman dari skuad klub Perumda Tirta Bhagasasi seperti Gunawan Saputra sampai eks LavAni, Fahri Septian Putratama.
Falcons Tirta Bhagasasi memberikan perlawanan sengit sejak awal pertandingan.
Baca Juga: Proliga 2026 - Hadapi JPE, Bandung bjb Tandamata Manfaatkan Momentum Tuan Rumah
Kedua tim terlibat kejar-kejaran angka dari 7-7 hingga 14-14. Momentum LavAni datang saat memasuki angka 20-16.
Meski Leosbel Mendes berulangkali melepaskan spike tajam, kokohnya blok Hendra Kurniawan dkk. memastikan kemenangan set pertama dengan 25-19.
Memasuki set kedua, tensi permainan meningkat. LavAni sempat tertinggal 5-7 sebelum menyamakan kedudukan 7-7.
Pertarungan kembali alot hingga menyentuh angka 14-14. Namun, Falcons mulai menjauh lewat aksi impresif Fahri dan Mendes yang membawa timnya unggul 22-18.
Upaya rotasi pelatih LavAni, David Lee, dengan memasukkan Daffa Naulaf Mauluddani dan Jasen Nataniel Kilanta belum membuahkan hasil.
Falcons menutup set kedua dengan 25-22, menyamakan kedudukan set menjadi 1-1 dan bahkan nyaris berbalik unggul 2-1.
Laga memanas saat Leosbel Mendes membawa Falcons menyamakan kedudukan 11-11 bahkan unggul 18-14.
Tak menyerah, LavAni perlahan bangkit dan menyamakan angka 20-20. Drama terjadi di akhir set saat kedua tim saling kejar poin.
Setelah melewati enam kali deuce yang mendebarkan, Jakarta LavAni akhirnya mengunci set marathon ini dengan skor 31-29.
Falcons belum menyerah dengan unggul cepat 5-1 pada set keempat. Namun, kematangan skuad LavAni menjadi pembeda.
Langganan Grand Final Proliga selama empat musim terakhir ini menyamakan kedudukan 7-7 dan berbalik unggul 13-10 melalui serangan variatif.
Meski kedua tim sempat diwarnai banyak error di penghujung laga, LavAni tetap menjaga jarak 21-17 sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 25-20.
Pelatih Falcons Tirta Bhagasasi, Ariyanto Joko Sutrisno mengatakan, kekalahan hari ini hanya masalah keberuntungan saja.
"Kami sudah berusaha maksimal, bahkan di set ketiga kami kalah melalui deuce beberapa kali," ujarnya melalui siaran pers dari PBVSI.
Ariyanto menunjuk bagaimana setelah kalah di set ketiga anak asuhnya masih bisa mengimbangi permainan LavAni.
"Setelah itu, kami harus mengakui anak-anak banyak melakukan kesalahan sendiri. Dan kami perlu memperbaiki cover attack, ketenangan pemain saat unggul," tukasnya.
Sementara salah satu pemain Tirta Bhagasasi Bagus Wahyu, mengakui pertarungan di Proliga perlu persiapan matang.
"Kami sebenarnya sudah melakukannya, tapi seperti yang dikatakan coach Ariyanto, belum beruntung," kata pemain berposisi setter itu.
Sementara asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni mengakui bahwa kemenangan kali ini tidak terasa memuaskan. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan.
"Masalahnya semua pemain di bawah performa terbaiknya, termasuk pemain asing," kata Erwin memaparkan.
Baca Juga: Top Skor Proliga 2026 - Spiker Terganas Tembus 100 Poin, Megawati Tersubur di Pertamina Enduro