0
News
    Home Berita Championship Featured Komite Wasit PSSI liga 2 Liga Indonesia Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Super League

    Banyak Wasit Super League dan Championship Diistirahatkan, Ketua Komite Wasit PSSI Buka Suara - Bolasport

    6 min read

     

    Banyak Wasit Super League dan Championship Diistirahatkan, Ketua Komite Wasit PSSI Buka Suara



    Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, sedang memberikan keterangan kepada awak media di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, mengakui sejumlah wasit yang bertugas di Super League dan Championship saat ini tengah diistirahatkan dari penugasan.

    Kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh demi menjaga kualitas pertandingan dan rasa keadilan bagi pemain serta klub.

    Pria asal Jepang itu menegaskan, keputusan mengistirahatkan wasit bukan bentuk hukuman.

    Melainkan langkah pembinaan dan perlindungan dalam sistem perwasitan nasional.

    "Tentu saja kami tidak puas."

    "Terima kasih atas pertanyaannya, dan saya menghargai penggunaan kata diistirahatkan," ujar Yoshimi Ogawa kepada awak media termasuk BolaSport.com, Rabu (21/1/2026).

    Ia menjelaskan, Komite Wasit PSSI memiliki tanggung jawab besar dalam melakukan edukasi dan pengembangan wasit.

    Baca Juga: Wasit Asing Berkualitas Dipastikan akan Pimpin Laga Putaran Kedua Super League 2025/2026 

    Sekaligus mengelola sistem penugasan, pengkategorian, dan lisensi wasit di bawah naungannya.

    "Tanggung jawab kami adalah melakukan edukasi kepada wasit."

    "Namun kami juga bertanggung jawab dalam manajemen penugasan wasit, manajemen kategori wasit, serta lisensi wasit di bawah Komite Wasit," jelas pria berusia 66 tahun tersebut.

    Ogawa menegaskan, Komite Wasit PSSI tidak memiliki kewenangan untuk menghukum wasit.

    Menurutnya, hukuman hanya bisa diberikan jika terjadi pelanggaran terhadap hukum atau regulasi resmi, yang menjadi ranah Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

    "Kami tidak memiliki hak untuk menghukum wasit."

    "Hukuman berarti pelanggaran terhadap hukum atau regulasi, sedangkan kesalahan teknis bukanlah pelanggaran hukum," tegas Ogawa.

    Baca Juga: Komite Wasit PSSI Minta Maaf kepada FC Bekasi City Usai Gol Kontroversial Garudayaksa FC

    Namun demikian, ia mengakui dalam situasi tertentu, Komite Wasit perlu mengambil langkah tegas demi menjaga integritas kompetisi baik di Super League dan Championship.

    Jika ditemukan kesalahan besar yang berpotensi merugikan jalannya pertandingan, maka Komite Wasit PSSI dapat menghentikan sementara penugasan wasit.

    Tujuannya agar wasit yang bersangkutan memiliki waktu untuk melakukan perbaikan.

    "Jika kami menyadari adanya kesalahan besar, maka kami perlu menghentikan sementara penugasan wasit tersebut dan memberi waktu untuk perbaikan," kata Ogawa.

    Ia menambahkan dalam beberapa kasus, tindakan tegas harus diambil demi melindungi pemain dan menjamin keadilan bagi seluruh peserta kompetisi.

    "Kami harus mengambil tindakan tegas untuk menghentikan penugasan."

    "Kami juga harus melindungi pemain dan menjamin keadilan bagi mereka."

    Baca Juga: Pelatih Persija Keluhkan Kepemimpinan Wasit Korsel usai Kalah dari Persib: Banyak Buang Waktu, Pilih Kasih Soal Kartu 

    "Karena itu, terima kasih atas penggunaan istilah diistirahatkan," pungkas Ogawa.

     


    Komentar
    Additional JS