0
News
    Home Featured Pencak Silat

    Taktik Bertahan Aktif dan Pasif dalam Pencak Silat Halaman all - Kompas

    3 min read

     www.kompas.com /sports/read/2021/09/16/17000048/taktik-bertahan-aktif-dan-pasif-dalam-pencak-silat

    Taktik Bertahan Aktif dan Pasif dalam Pencak Silat Halaman all - Kompas.com

    Ervan Yudhi Tri Atmoko3-4 minutes 16/9/2021
    KOMPAS.com - Dalam olahraga pencak silat terdapat taktik bertahan. Adapun, taktik bertahan dalam pencak silat dibagi menjadi dua yaitu bertahan aktif dan bertahan pasif.

    Dikutip dari Buku Ajar Pembelajaran Pencak Silat (2018) karta Dr. Nurul Ihsan, S.Pd., M.Pd., olahraga pencak silat mengenal adanya taktik.

    Pengertian taktik adalah rencana jangka pendek yang berhubungan dengan suatu situasi, seperti bagaimana cara menghadapi lawan yang memiliki tipe atau gaya menyerang maupun bertahan.

    Seorang pesilat wajib menguasai taktik menyerang dan bertahan karena dua hal ini akan membuat dia selalu dalam kondisi siap menghadapi pertandingan.

    Taktik menyerang dan bertahan digunakan di dalam lapangan ketika atlet pencak silat sedang bertanding.

    Dalam artikel ini akan dibahas mengenai taktik bertahan aktif dan pasif dalam pencak silat.

    Baca juga: Mengenal Teknik Bantingan dalam Pencak Silat

    Taktik Bertahan Aktif

    Pada taktik bertahan aktif, pesilat akan bergerak untuk memancing lawan agar melakukan serangan. Setelah itu, ia akan melakukan serangan balik atau counter attack dengan teknik jatuhan.

    Oleh sebab itu, taktik bertahan aktif biasanya dilakukan oleh pesilat yang memiliki teknik bantingan yang bagus.

    Untuk melakukan taktik bertahan aktif, pesilat harus memiliki kecepatan gerak dan kecepatan reaksi yang bagus pula.

    Adapun, taktik bertahan aktif digunakan untuk menghadapi lawan yang memiliki teknik hindar-sambut (counter-attack) yang bagus.

    Baca juga: Tujuan Menangkis dalam Pencak Silat

    Pesilat putra Indonesia, Pipiet Kamelia (merah) bertanding melawan pesilat asal Vietnam Nguyen Thi Cam Nh (biru)pada partai final nomor kelas D putri 60 kg sampai 65 kg Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Rabu (29/8/2018). Pipiet berhasil meraih medali emas.

    Lihat Foto

    KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO

    Pesilat putra Indonesia, Pipiet Kamelia (merah) bertanding melawan pesilat asal Vietnam Nguyen Thi Cam Nh (biru)pada partai final nomor kelas D putri 60 kg sampai 65 kg Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Rabu (29/8/2018). Pipiet berhasil meraih medali emas.

    Taktik Bertahan Pasif

    Taktik bertahan pasif adalah taktik yang dilakukan dengan menggunakan hindaran atau tangkisan terhadap serangan lawan, selanjutnya melakukan serangan balasan atau counter attack pada lawan.

    Taktik ini dapat dilakukan secara sempurna apabila pesilat memiliki kecepatan reaksi dan kemampuan koordinasi yang baik.

    Jenis-jenis taktik bertahan pasif adalah sebagai berikut.

    Baca juga: Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar dalam Pencak Silat

    1. Hindar Sambut (Counter Attack)

    Hindar sambut atau counter attack merupakan salah satu taktik yang dilakukan pesilat dengan cara menunggu lawan melakukan serangan untuk kemudian dibalas baik dengan menggunakan pukulan maupun tendangan.

    2. Jemputan

    Jemputan lebih tepat diterapkan untuk mengatasi lawan yang memiliki tipe serangan tidak langsung, Taktik ini dapat dilakukan dengan menggunakan teknik pukulan, tendangan, dan jatuhan.

    3. Ganjalan

    Ganjalan dilakukan dengan menggunakan teknik tendangan "T" atau tendangan samping. Taktik ini dapat dilakukan oleh pesilat yang memiliki kecepatan bergerak yang baik.

    Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

    Komentar
    Additional JS