PSSI Hukum Kiper PSIR Pelaku Tendangan Kungfu dengan Sanksi Larangan Bermain Seumur Hidup - Kompas TV
PSSI Hukum Kiper PSIR Pelaku Tendangan Kungfu dengan Sanksi Larangan Bermain Seumur Hidup
SEMARANG, KOMPAS.TV - Komite Disiplin PSSI Jawa Tengah telah menjatuhkan hukuman larangan bermain seumur hidup kepada Kiper PSIR Rembang Raihan Alfariq.
Hukuman larangan bermain seumur hidup itu diberikan kepada Raihan usai melakukan tendangan Kungfu kepada pemain Persikaba Blora Rizal Dimas Agesta.
Tendangan Kungfu tersebut terjadi pada laga PSIR melawan Persikaba yang berakhir imbang tanpa gol di Stadion Krida Rembang.
Baca Juga: Kiper PSIR Minta Maaf Gara-Gara Tendangan Kungfunya Bikin Pemain Persikaba Dilarikan ke Rumah Sakit
Pada laga tersebut, wasit tak memberikan hukuman apa pun kepada Raihan. Namun, rekaman insiden yang terjadi di menit ke-70 itu viral di media sosial.
Komisi Disiplin PSSI Jawa Tengah pun langsung mengambil tindakan dengan menjatuhkan hukuman tersebut.
Dalam suratnya, Komisi Disiplin PSSI Jawa Tengah yang dipimpin Samuel Evan Haryono memberikan hukuman larangan bermain seumur hidup kepada Raihan.
Raihan dianggap mengangkat kaki secara berlebihan, sehingga mencederai Rizal Dimas Avesta.
“Tindakan yang dilakukannya secara sengaja tersebut dapat mengancam keselamatan lain,” bunyi surat putusan Komite Disiplin PSSI Jawa Tengah.
Selain menerima sanksi larangan bermain di lingkungan PSSI, Raihan juga akan mendapat denda administratif.
Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah Yoyok Sukawi dalam akun Instagram resminya, mengungkapkan dukungannya atas putusan tersebut.
“Saya mendukung penuh dan menghormati keputusan Komite Disiplin. Keselamatan pemain adalah prioritas utama,” tulisnya di media sosial tersebut, Kamis (22/1/2026).
"Tidak boleh ada kompromi terhadap tindakan yang membahayakan dan mencederai sportivitas."
Yoyok pun berharap keputusan ini bisa menjadi pengingat dan pembelajaran agar Liga 4 Jawa Tengah berjalan aman, fair, dan beradab.
Baca Juga: Komite Wasit Tak Punya Hak Menghukum Wasit yang Salah Ambil Keputusan dalam Pertandingan
Sementara itu, Kiper PSIR Rembang Raihan Alfariq mengaku menyesal dan meminta maaf atas ulahnya melakukan tendangan Kungfu kepada pemain Persikaba Blora, Rizal Dimas Agesta.
"Saya dalam kesadaran penuh dan atas nama pribadi saya, memohon maaf atas insiden yang menimpa salah satu pemain Persikaba Blora atas nama Rizal Dimas Agesta,” kata Raihan.
Ia mengaku insiden yang terjadi itu murni karena refleks. Raihan juga mengaku sama sekali tidak memiliki niat untuk mencederai Rizal.