Polisi Amankan 23 Suporter-72 Flare dari Stadion Manahan Solo - detik
Polisi Amankan 23 Suporter-72 Flare dari Stadion Manahan Solo
Polisi bergerak cepat dalam insiden penyalaan flare di tengah laga Persis Solo melawan Persita Tangerang. Flare itu dinyalakan suporter pada menit ke-80, dan sempat mengganggu jalannya pertandingan.
Kapolresta Solo Kombes Catur Cahyono Wibowo mengatakan langkah preventif dan represif dilakukan untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas dalam laga itu. Mengingat laga tersebut memiliki kerawanan cukup tinggi.
"Dalam pengamanan pertandingan Persis Solo melawan Persita Tangerang ini, kami mengamankan sebanyak 23 oknum suporter Persis Solo yang kedapatan habis mengonsumsi minuman keras serta membawa petasan dan flare yang berpotensi membahayakan keselamatan penonton lainnya," kata Catur dalam siaran pers yang diterima detikJateng, Minggu (4/1/2026).
Selain mengamankan oknum suporter, polisi juga mengamankan sejumlah benda yang dilarang dibawa masuk ke dalam stadion. Barang yang disita petugas berupa 72 buah red flare, 6 buah smoke, 5 buah pipa asap, serta 6 buah petasan.
"Selanjutnya, para oknum suporter beserta barang bukti kami bawa ke Mako Polresta Surakarta untuk dilakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku," ucapnya.
Dalam laga Persis Solo melawan Persita Tangerang, dihadiri 5.412 suporter tuan rumah. Dalam pengamanan jalannya pertandingan, sebanyak 491 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dishub Kota Solo dikerahkan membantu pengamanan. Angka itu ditambah dengan steward yang bersiaga di ring 1 Stadion Manahan.
Aksi menyalakan flare itu membuat laga sempat dihentikan selama 3 menit, karena lapangan tertutup asap pekat. Namun laga kembali dilanjutkan, dan berakhir dengan kondusif.
"Alhamdulillah, secara umum pertandingan dapat berjalan aman dan kondusif hingga selesai. Kami mengapresiasi kerja sama seluruh pihak, termasuk mayoritas suporter yang tetap menjaga ketertiban," tutur dia.
Diberitakan sebelumnya, duel panas antara Persis Solo melawan Persita Tangerang diwarnai dengan penyalaan flare dari tribun penonton. Suporter Persis Solo menyalakan flare pada menit ke-80.
Flare pertama menyala dari tribun timur, disusul di tribun utara, dan dilanjutkan di tribun barat. Padahal dalam laga itu juga disaksikan langsung oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
Dari pantauan detikJateng, steward yang berjaga di tribun langsung menghampiri suporter yang menyalakan flare. Namun, sebagian flare dilemparkan ke arah lapangan, lalu segera dimatikan oleh steward.
Akibatnya, stadion Manahan Solo sempat diwarnai asap pekat, yang membuat laga harus dihentikan sementara, dan kembali dilanjutkan pada menit ke-83.
Meski asap masih menyelimuti lapangan, pertandingan dilanjutkan hingga akhir dengan tambahan waktu 12 menit. Pertandingan berakhir dengan kondusif, dengan kemenangan Persita Tangerang dengan skor 3-1.
Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, menyayangkan adanya penyalaan flare di tengah pertandingan itu.
"Itu (penyalaan flare) tidak bagus untuk siapapun, sangat berbahaya karena tidak kelihatan di lapangan. Tapi itu bukan kewenangan saya," kata Carlos Pena, saat konferensi pers usai laga di Stadion Manahan Solo, Minggu (4/1).
Sementara itu, Pelatih Persis Solo Milomir Seslija, enggan mengomentari penyalaan flare oleh suporter.
"Saya tidak bisa berkomentar, karena itu bukan pekerjaan saya," ucap Milo.