Pelatih Oxford United Mau Rampingkan Skuad, Isyarat Ole Romeny Ikut Eksodus ke Liga Indonesia? - Semua Halaman - Bolasport
Pelatih Oxford United Mau Rampingkan Skuad, Isyarat Ole Romeny Ikut Eksodus ke Liga Indonesia? - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
BOLASPORT.COM - Ole Romeny berpeluang keluar dari Oxford United seturut pernyataan terbaru pelatih Matt Bloomfield.
Penyerang timnas Indonesia, Ole Romeny, menatap masa depan tak menentu di Oxford United.
Romeny kini mempunyai pelatih baru di klub milik Erick Thohir, pelatih keduanya di Liga Inggris.
Sosok 25 tahun itu datang pada era pelatih Gary Rowett, dan kini ditangani Matt Bloomfield sejak Januari ini.
Perubahan pelatih membuat status Romeny dalam skuad Oxford berubah, bahkan cenderung semakin memburuk.
Pada era Gary Rowett, sang striker Garuda masih mendapatkan peran walaupun hanya sebagai pengganti.
Namun pada era Matt Bloomfield, terdapat tanda-tanda ia akan menepikan Romeny menjadi pemain tak terpakai atau cadangan mati.
Bloomfield sudah menangani Oxford dalam dua pertandingan, yaitu melawan Bristol City dan Queen's Park Rangers.
Dalam dua laga tersebut yang berakhir imbang 0-0, Romeny hanya diparkir di bangku cadangan, padahal Oxford membutuhkan gol.
Padahal, Romeny bermain dalam delapan dari 12 laga The U's sebelum Bloomfield datang, dalam posisi striker atau gelandang serang.
Pelatih baru Bloomfield pada akhirnya menerangkan bahwa skuad yang dimilikinya terlalu besar.
Alhasil, bakal ada pemain yang dipersilakan keluar jika menginginkan menit bermain.
"Saya rasa skuad ini barangkali lebih besar dari yang kami inginkan pada akhir periode transfer nanti," ucap Bloomfield dikutip dari Oxford Mail.
"Dan kami tidak ingin ada pemain yang tidak senang."
"Jika ada pemain yang meyakini mereka bisa bermain lebih banyak maka akan ada pembicaraan yang bisa saya lakukan."
Pernyataan tersebut bertepatan dengan situasi banyaknya pemain naturalisasi timnas Indonesia yang datang ke Liga Indonesia.
Shayne Pattynama baru saja mendarat di Persija Jakarta setelah enam bulan di Buriram United
Ia mengikuti jejak Thom Haye, Eliano Reijnders, Jordi Amat, Jens Raven, hingga Rafael Struick ke Indonesia Super League.
Mungkinkah Romeny meninggalkan megahnya Liga Inggris demi zona nyaman di klub Indonesia?