Maroko Tembus 8 Besar Dunia walau Patah Hati di Piala Afrika 2025, Vietnam Ikut Kena Dampaknya - Semua Halaman - Bolasport
Maroko Tembus 8 Besar Dunia walau Patah Hati di Piala Afrika 2025, Vietnam Ikut Kena Dampaknya - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 20 Januari 2026 | 09:40 WIB
Brahim Diaz menangis saat menerima trofi top scorer Piala Afrika 2025. Timnas Maroko gagal juara karena dikalahkan Senegal pada final di Rabat (18/1/2026). (ABDEL MAJID BZIOUAT/AFP)
BOLASPORT.COM - Timnas Maroko mendapatkan 'hadiah hiburan' setelah gagal menjuarai Piala Afrika 2025 di negara sendiri.
Hadiah yang dimaksud berupa kenaikan posisi cukup signifikan di daftar peringkat terbaru rilisan FIFA, Selasa (19/1/2026).
Timnas Maroko berhasil menembus urutan 8 besar dunia berkat partisipasinya di Piala Afrika 2025.
Peringkat kedelapan itu merupakan rekor tertinggi dalam sejarah Maroko sejak sistem ranking FIFA diberlakukan.
Singa Atlas naik tiga titik dari posisi mereka Desember lalu (11).
Maroko pun berhasil menggeser tiga raksasa Eropa sekaligus, yakni Belgia, Jerman, dan Kroasia.
Sekarang tiga negara itu secara berurutan turun ke posisi 9, 10, dan 11.
Maroko mendulang tambahan 20,23 poin dari hasil-hasil pertandingan mereka di Piala Afrika.
Selama fase grup, Brahim Diaz dkk meraup angka saat menghadapi Komoro (2-0), Mali (1-1), dan Zambia (3-0).
Masuk ke babak 16 besar hingga semifinal, Maroko menyingkirkan Tanzania (1-0), Kamerun (2-0), dan Nigeria (0-0, adu penalti 4-2).
Nahas, misi juara di depan publik sendiri kandas secara tragis akibat kekalahan dari timnas Senegal di final.
Baca Juga: Misteri Handuk Biru yang Diburu Maroko di Piala Afrika 2025, Jimat Senegal Juara?
Dalam pertandingan penuh kontroversi di Rabat, Senin (18/1/2026), Singa Atlas dijinakkan Singa Teranga dengan gol tunggal Pape Gueye di babak tambahan waktu (0-1).
Bagaimana dengan sang kampiun, Senegal?
Kesuksesan menjadi Raja Afrika melesatkan Sadio Mane dkk ke peringkat 12 dunia di daftar FIFA.
Seperti Maroko, posisi tersebut menjadikan rekor pencapaian tertinggi dalam sejarah timnas Senegal.
Mereka naik tujuh tingkat dari peringkatnya dalam rilisan 19 Desember 2025 (19).
Untuk mencapai posisinya sekarang, Senegal mencundangi raksasa lain Eropa, timnas Italia, yang terpakasa turun satu tangga ke peringkat 13.
Sadio Mane membawa timnas Senegal menjuarai Piala Afrika 2025 sekaligus menyelamatkan sepak bola di laga final, Minggu (18/1/2026) di Rabat. (SEBASTIEN BOZON/AFP)
Efek untuk Tim ASEAN
Enam tim lain yang menjadi korban kenaikan Senegal ialah Kolombia, AS, Meksiko, Uruguai, Swis, dan Jepang.
Total, kampiun dua kali Piala Afrika tersebut mendulang 58,76 poin berkat partisipasi selama turnamen di Maroko.
Sejak fase grup hingga final, Senegal mencatatkan 6 kemenangan dan satu hasil imbang.
Kenaikan tertinggi dalam periode rilis 19 Januari 2026 dialami Nigeria (posisi 26) dan Kamerun (45), yang sama-sama naik 12 peringkat.
Baca Juga: Senegal Juara Piala Afrika 2025 karena Sadio Mane Lawan Keputusan Pelatihnya
Kemudian Aljazair (28) dan Mesir (31) masing-masing memperbaiki posisi sebanyak 6 dan 4 anak tangga.
Adapun wakil ASEAN yang posisinya ikut terdampak oleh hasil Piala Afrika 2025 ialah timnas Vietnam (108).
The Golden Stars merasakan efek hasil-hasil yang diperoleh Komoro (106) dalam turnamen tersebut.
Sebanyak 7,08 poin yang diraih Komoro melesatkan mereka tiga posisi, sehingga menurunkan Vietnam satu peringkat.
Sementara itu, posisi Thailand (96), Malaysia (121), Indonesia (122), hingga Filipina (136) dan Singapura (148) tak berubah dari urutan sebelumnya.