0
News
    Home Berita Featured Liga Thailand Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Super League

    Kuota Pemain Asing ASEAN Dihapus di Liga Thailand, Tim Super League Minat Bawa Pulang Kuartet Timnas Indonesia? - Semua Halaman - Bolasport.

    5 min read

     

    Kuota Pemain Asing ASEAN Dihapus di Liga Thailand, Tim Super League Minat Bawa Pulang Kuartet Timnas Indonesia? - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

    Kamis, 22 Januari 2026 | 19:45 WIB


    Dua pemain timnas Indonesia, Sandy Walsh (kanan) dan Shayne Pattynama, berpotensi jadi korban pertama dari penghapusan kuota pemain ASEAN di Liga Thailand (INSTAGRAM @SANDYWALSH)

    BOLASPORT.COM - Kuartet Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Thailand langsung tertimpa kabar buruk melalui perubahan regulasi pemain asing.

    Menurut laporan dari jurnalis Thailand, Ta Lao, kuota pemain asing Asia Tenggara resmi dihapus di kasta tertinggi Liga Thailand (Thai League 1).

    Liga Thailand resmi menetapkan setiap klub hanya diperbolehkan mendaftarkan 10 pemain asing tanpa mempedulikan kewarganegaraan.

    Selain itu, setiap tim hanya diperbolehkan memainkan tujuh pemain di lapangan.

    "Thai League akan menyesuaikan Kuota Pemain Asing untuk musim 2026/27," ujar Ta Lao dalam laporannya pada Kamis (22/1/2026).

    "Pendaftaran: Diizinkan mendaftarkan maksimal 10 pemain asing."

    "Kewarganegaraan: Tidak ada batasan kewarganegaraan (slot tak terbatas untuk negara mana pun, akhir kuota Asia/ASEAN)."

    "Di Lapangan: Maksimal 7 pemain asing diizinkan berada di lapangan pada satu waktu," lanjutnya.

    Baca Juga: Pratama Arhan Cedera sampai Ditandu, Bangkok United Kalah dari Tim Kasta Kedua dan Tersingkir di Piala Liga Thailand

    Kebijakan ini bakal mengancam daya tawar Liga Thailand di kancah Asia Tenggara.

    Selama ini, Liga Thailand jadi tujuan utama karier bagi pemain-pemain terbaik Asia Tenggara.

    Hal ini karena Liga Thailand memberi kelonggaran kepada setiap tim untuk merekrut pemain dari Asia Tenggara tanpa batas.

    Selain itu, banyak pemain Asia Tenggara menjadikan Liga Thailand sebagai batu loncatan ke liga-liga besar di Asia, seperti Liga Jepang.

    Berkat regulasi tersebut, banyak pemain Asia Tenggara yang berkarier di Liga Thailand.

    Pada musim ini, Indonesia mengirim empat pemainnya di Liga Thailand.

    Keempatnya adalah Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam, Shayne Pattynama, dan Sandy Walsh.

    Tentu, dihapusnya kebijakan ini bakal membuat para pemain Timnas Indonesia bakal berpikir ulang.

    Baca Juga: Kabar Buruk bagi Kuartet Timnas Indonesia, Liga Thailand Terancam Bakal Hapus Kuota Pemain ASEAN

    Dari keempat nama, Shayne Pattynama yang terancam bakal terdepak paling cepat.

    Pasalnya, kontraknya bersama Buriram United bakal berakhir pada akhir musim 2025/2026.

    Sementara Pratama Arhan kontraknya bakal berakhir pada 30 Juni 2027.

    Sandy Walsh direkrut dengan kontrak sampai 30 Juni 2028 bersama Buriram United.

    Asnawi Mangkualam jadi yang paling lama karena diikat dengan kontrak sampai 30 Juni 2029 bersama Port FC.

    Karena itu, klub Super League bakal merekrut jebolan Liga Thailand pada musim depan.

    Shayne Pattynama berpeluang bisa direkrut tanpa biaya transfer andai resmi dilepas.

    Sementara tiga nama lainnya, klub Super League berpeluang hanya bisa merekrutnya dengan status pinjaman.

    Komentar
    Additional JS