Krisis Finansial Sriwijaya FC Mencapai Titik Nadir, Budi Sudarsono Juga akan Hengkang jika Gaji Tak Dibayarkan - Semua Halaman - Bolasport
Krisis Finansial Sriwijaya FC Mencapai Titik Nadir, Budi Sudarsono Juga akan Hengkang jika Gaji Tak Dibayarkan - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Kamis, 15 Januari 2026 | 10:20 WIB
elatih Sriwijaya FC, Budi Sudarsono (MOCHAMAD HARRY PRASETYA/BOLASPORT)
BOLASPORT.COM - Pelatih Sriwijaya FC, Budi Sudarsono membuka peluang hengkang akibat krisis finansial yang tak kunjung ada titik terang.
Sriwijaya FC sudah mencapai titik nadir krisis finansial, setelah beberapa pemain hengkang kini giliran sang pelatih, Budi Sudarsono yang membuka peluang cabut dari tim berjuluk Laskar Wong Kito itu.
Terbaru, Sriwijaya FC hanya membawa 15 pemain menggunakan bus, tanpa dilengkapi tim medis untuk bertandang ke Tegal melawan Persekat pada Sabtu (10/1/2026).
Setelah laga tersebut, 4 pemain memutuskan hengkang.
Mereka adalah Muhammad Farhan, Sutan Zico, Fajri Ardiansyah dan Reza Pahlevi.
Sriwijaya FC bertandang ke markas Persekat Tegal menggunakan bus. (INSTAGRAM/@SRIWIJAYAFC.ID)
Kini, skuad Sriwijaya FC kian memburuk dengan sang pelatih, Budi Sudarsono juga membuka peluang hengkang.
Namun Budi mengaku akan cabut dari Sriwijaya FC andai gajinya tidak dibayarkan.
“Rencananya kalau tidak dibayar, saya juga mundur,” tegas Budi Sudarsono dilansir BolaSport.com dari Sripoku.com.
Sriwijaya FC belum juga mentas dari krisis finansial.
Manajer tim Sriwijaya FC Fidesia Noor menyampaikan bahwa investor yang sebelumnya dijanjikan terpaksa menghentikan seluruh proses pendanaan akibat tekanan eksternal.
"Lagi bergejolak. Semoga saja masih ada harapan investor yang bisa menyelematkan Sriwijaya FC ini," kata Fidesia Noor.
Sementara itu, Direktur Olahraga PT SOM, Anggoro Prajesta juga membenarkan per tanggal 31 Desember 2025 sudah tidak didukung oleh Bos PT Digi Sport Asia lagi.
Sriwijaya FC melawan Persiraja di pekan ketiga Championship. (Instagram @sriwijayafc.id)
"Iya per 31 Desember sudah tidak ada pendanaan dari Pak Alex/Digi," kata Anggoro.
"Sekarang kami patungan pake uang pribadi."
"Ya begitulah, tapi bisa dimaklumi. Danain klub ini sendirian siapa yang sanggup. Sponsor nol," tambahnya.
Di sisi lain, terdapat juga isu bahwa Sriwijaya FC akan pindah homebase ke Makassar.
Hal ini menyusul adanya rumor bila salah satu pengusaha asal Makassar ikut rapat RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) pada pertengahan Desember 2025 lalu.
Namun Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid enggan berkomentar banyak mengenai isu tersebut.
"Konsolidasi saja. Itu bukan ranah saya," kata Faisal.
Baca Juga: Peluang Marselino Ferdinan jika Gacor, Winger AS Trencin Ditebus Klub Raksasa Jerman RB Leipzig
Logo Sriwijaya FC (TRIBUN PALEMBANG)
"Intinya kemarin itu RUPS PT SOM, pertama agendanya konsolidasi. Itu intinya."
"Mengenai hal-hal lain yang terkait isu yang berkembang (akuisisi Sriwijaya FC), itu bukan wilayah saya untuk mengomentarinya," tambahnya.