0
News
    Home Berita Championship FC Bekasi City Garudayaksa FC Komite Wasit PSSI liga 2 Liga Indonesia PSSI Sepak Bola Sepak Bola Indonesia

    Komite Wasit PSSI Minta Maaf kepada FC Bekasi City Usai Gol Kontroversial Garudayaksa FC - Bolasport

    7 min read

     

    Komite Wasit PSSI Minta Maaf kepada FC Bekasi City Usai Gol Kontroversial Garudayaksa FC

    Posisi bola yang akan ditendang oleh Feby Eka terlihat jelas sudah keluar dari garis bujur korner. (Tangkapan layar Vidio.com)

    BOLASPORT.COM - Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, menyampaikan permintaan maaf kepada FC Bekasi City menyusul gol kontroversial yang dicetak pemain Garudayaksa FC.

    Gol tersebut dinilai bermasalah karena terjadi dari situasi tendangan sudut yang tidak sesuai prosedur.

    Gol bermula dari tendangan sepak pojok Feby Eka Putra yang meletakan bola bukan di dalam lingkaran.

    Bola langsung ditendang dan berhasil dicetak gol oleh pemain Garudayaksa FC, Obet.

    Gol itu membuat pertandingan berakhir dengan skor 1-1 pada laga ke-15 Grup Barat Championship 2025/2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/1/2026). 

    Ogawa mengakui telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada jajaran FC Bekasi City, mulai dari manajer, pelatih, hingga para pemain.

    "Saya sudah meminta maaf kepada pihak FC Bekasi City atas kejadian tersebut, baik kepada manajer, pelatih, maupun pemain," ujar Ogawa kepada awak media termasuk BolaSport.comn di GBK Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).

    Baca Juga: Miliano Jonathans Belum Pikirkan Kembali ke Timnas Indonesia di Bawah Asuhan John Herdman

    Menurut Ogawa, wasit di lapangan tidak bekerja dengan baik untuk mengecek posisi bola yang akan dilepas oleh Feby Eka Putra.

    Dari ruang VAR sebenarnya sudah informasi bahwa bola tersebut tidak berada di posisinya.

    Namun, wasit utama tidak mendengar arahan dari ruangan VAR.

    Wasit VAR juga tidak bisa mengintervensi keputusan yang sudah terjadi.

    Insiden tersebut berkaitan dengan prosedur memulai kembali permainan, yang dalam kasus ini tidak termasuk dalam protokol intervensi VAR.

    Meski secara faktual terjadi kesalahan, VAR tidak memiliki kewenangan untuk membatalkan keputusan wasit utama.

    "Ini memang kesalahan, tetapi tidak masuk dalam kategori yang bisa diintervensi VAR."

    Baca Juga: Eks Birmingham Tak Sabar Rasakan Debut di Super League, Ingin Nikmati Laga Bersama Persik

    "Karena itu, VAR tidak bisa berbuat apa-apa,” jelas Ogawa.

    Ogawa mengungkapkan bahwa sebelum bola ditendang, tim VAR sebenarnya sudah memberikan informasi kepada wasit bahwa posisi bola tidak berada tepat di garis sudut.

    Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan wasit yang bertugas di lapangan.

    "Sebelum tendangan dilakukan, VAR sudah memberi tahu wasit bahwa posisi bola tidak tepat di garis."

    "Tapi kembali lagi, tergantung apakah wasit merespons informasi tersebut atau tidak."

    "Ini adalah kesalahan wasit di lapangan,” tegas Ogawa.

    Lebih lanjut, Ogawa menegaskan bahwa sejak sebelum kompetisi dimulai, Komite Wasit PSSI telah memberikan arahan tegas kepada seluruh wasit terkait prosedur corner kick.

    Baca Juga: Buntut Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia, Seluruh Anggota Exco FAM Bakal Mengundurkan Diri Agar Tidak Dibekukan FIFA

    Wasit diwajibkan untuk mengecek langsung posisi bola, memperbaiki penempatan jika keliru, serta memberikan peringatan kepada pemain.

    Komite Wasit PSSI, lanjut Ogawa, menjadikan insiden ini sebagai bahan evaluasi serius demi meningkatkan kualitas kepemimpinan wasit dan menjaga keadilan dalam kompetisi sepak bola Indonesia.

    "Wasit harus memastikan posisi bola benar saat corner."

    "Pemain juga seharusnya bersikap jujur."

    "Dalam kasus ini, ada kelalaian yang tidak seharusnya terjadi,” tutup Ogawa.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS