Kiamat Sepak Bola Malaysia, Sekjen FAM: CAS Nggak Guna, FIFA Berhak Memberi Sanksi! - Superball.id
SUPERBALL.ID - Plt Presiden FAM Yusoff Mahadi mengungkap kisi-kisi masa depan suram sepak bola Malaysia setelah diberi bocoran sekjen AFC, banding di CAS tidak berguna, FIFA berhak memberi skors.
Kabar buruk untuk sepak bola Malaysia, Datuk Yusoff Mahadi selaku Plt Presiden FAM mengungkap perkembangan terbaru usaha federasi terbebas dari sanksi berat FIFA.
Yusoff Mahadi mengakui adanya kekhwatiran atas potensi penangguhan sepak bola Malaysia oleh FIFA karena skandal naturalisasi pemain keturunan palsu.
Meskipun saat ini federasi membawa kasus tersebuut ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS), tapi prioritas FAM dalam banding ini bukan untuk memastikan sepak bola Malaysia bebas dari sanksi.
Melainkan untuk menyelamatkan nasib tujuh pemain keturunan palsu dari skorsing FIFA selama satu tahun dilarang beraktivitas sepak bola sejak September lalu.
Rupanya, langkah federasi Malaysia membawa kasus ini ke CAS menimbulkan dampak serius pada ekosistem sepak bola Negeri Jiran.
Hal ini diketahui setelah Yusoff Mahadi bertemu dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) AFC dari Malaysia, Datuk Seri Windsor.
Menurut Datuk Windsor, FIFA tidak akan mengesampingkan kemungkinan skorsing terhadap FAM karena kelemahan tata kelola harus ditanggapi dengan serius.
Langkah federasi Malaysia membawa kasus ini ke CAS juga tidak berguna karena apa pun keputusannya, FIFA tetap berhak menskorsing FAM.
Baca Juga: Kata Pelatih Malaysia soal Hasil Undian ASEAN Cup 2026, Mau Pamer Prestasi meski Disanksi FIFA!
Oleh karena itu, Yusoff Mahadi merasa prihatin dengan nasib sepak bola negaranya, meski masih berusaha membuat federasinya lolos sanksi.
"Apa pun keputusan CAS, bagi saya itu tidak akan berdampak apa pun," kata Yusoff Mahadi seperti dikutip SuperBall.id dari NST.com.my.
"Saat ini, kami lebih prihatin dengan pernyataan Datuk Windsor dan itulah yang perlu kami fokuskan," imbuhnya.
Yusoff Mahadi bahkan sampai tidak peduli dengan CAS untuk saat ini, sebagai pemimpin federasi ia terkesan bingung dengan kondisi yang dialami.
"Karena terlepas dari keputusan CAS, FIFA berhak untuk menskors kami atau mengambil tindakan apa pun berdasarkan penilaiannya sendiri."
"Tanpa memikirkan CAS untuk saat ini, yang perlu kita pastikan adalah FAM tidak sampai diskors," kata Yusoff Mahadi lagi.
Isu yang sedang santer dikabarkan saat ini adalah pengunduran diri secara massal para anggota exco federasi Malaysia dan restrukturisasi manajemen.
Menurut kabar yang beredar, hanya dengan mengundurkan diri secara massal sebagai satu-satunya cara membuat federasi terhindar dari sanksi.
Baca Juga: 3 Pemain Naturalisasi Baru Berpotensi Bela Malaysia di ASEAN Cup 2026
Hingga saat ini, FIFA telah memberi dua sanksi berbeda untuk Malaysia, mulai dari denda federasi dan pemain keturunan palsu.
Lalu, skorsing terhadap tujuh pemain naturalisasi palsu berupa larangan beraktivitas sepak bola selama satu tahun ke depan.
Dan terbaru pembatalan hasil tiga pertandingan Malaysia di agenda resmi FIFA, dan sanksi dari FIFA diyakini tak sampai di situ.
Pengakuan Yusoff Mahadi seolah mengawali kiamat sepak bola Malaysia, sangat miris kenyataan yang dialami Negeri Jiran.
Menarik dinantikan seperti apa kejutan yang akan muncul, kapan Malaysia benar-benar diskorsing FIFA?