0
News
    Home Berita Featured Komite Wasit PSSI Liga Indonesia Ryo Matsumura Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Super League

    Ketua Komite Wasit PSSI Buka Suara Soal Kasus Ryo Matsumura dan Hukuman Berat - Bolasport

    8 min read

     

    Ketua Komite Wasit PSSI Buka Suara Soal Kasus Ryo Matsumura dan Hukuman Berat


    Ryo Matsumura (tengah) jadi salah satu pemain Persija yang absen saat berduel dalam Derbi El Clasico Indonesia lawan Persib Bandung (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, akhirnya angkat bicara terkait polemik hukuman yang dijatuhkan kepada pemain Persija Jakarta, Ryo Matsumura.

    Pemain asal Jepang mendapatkan hukuman berat larangan bermain selama empat pertandingan dan denda Rp50 juta karena melakukan gestur negatif kepada wasit.

    Momen itu datang selepas Persija kalah 0-1 dari Semen Padang pada pekan ke-15 Super League 2025/2026 di Stadion H Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, 22 Desember 2025.

    Usai pertandingan, Ryo Matsumura menghampiri wasit Steven Yubel Poli dengan melakukan gestur uang ke arah pengadil lapangan tersebut.

    Gestur itu pun tersorot oleh kamera dan membuat Ryo Matsumura diganjar hukuman berat.

    Eks pemain Persis Solo itu absen membela Persija melawan Bhayangkara FC, Persijap Jepara, Persib Bandung, dan Madura United.

    Persija sempat melakukan banding ke Komite Banding PSSI, tapi gak berhasil.

    Baca Juga: Baru Latihan Pertama, Yabes Roni Langsung Dapat Perintah Khusus dari Pelatih Persis

    Keputusan Komdis PSSI menghukum Ryo Matsumura menjadi sorotan publik. 

    Ogawa menegaskan satu hal penting yakni penentuan hukuman bukan ranah Komite Wasit, tetapi Komdis PSSI.

    Menurut Ogawa, peran wasit di lapangan sangat jelas dan terbatas.

    Tugas utama mereka adalah mengambil keputusan sesuai Laws of the Game.

    Serta membuat laporan pertandingan berdasarkan fakta yang benar-benar terjadi. 

    Ogawa menjelaskan bahwa wasit tidak memiliki kewenangan sedikit pun dalam menentukan berat dan ringannya hukuman.

    "Sebenarnya tanggung jawab wasit hanyalah membuat laporan yang jujur. Hanya itu."

    Baca Juga: Manajemen Persija Lakukan Banding Usai Ryo Matsumura dan Fabio Calonego Dihukum Berat Komdis PSSI

    "Komite Wasit tidak memiliki hak untuk terlibat dalam penentuan hukuman kepada pemain," ujar Yoshimi Ogawa kepada awak media termasuk BolaSport.com di GBK Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).

    "Komdis yang mengambil keputusan mengenai berapa pertandingan sanksi dijatuhkan."

    "Itu bukan wewenang kami. Tanggung jawab kami hanya meminta wasit untuk melaporkan fakta secara jujur."

    Karena batas kewenangan tersebut, Ogawa menegaskan dirinya tidak bisa memberikan komentar terkait durasi hukuman yang diterima Ryo Matsumura.

    “Karena itu, terkait jumlah sanksi larangan bermain, saya tidak bisa memberikan komentar."

    "Mohon dipahami tanggung jawab kami," tegas Ogawa.

    Pernyataan ini sekaligus menjawab spekulasi publik yang kerap menyalahkan wasit atas sanksi yang dijatuhkan kepada pemain setelah pertandingan. 

    Baca Juga: Komdis PSSI Hukum Berat Ryo Matsumura karena Sindir Wasit, Winger Persija Absen Lawan Persib

    Ogawa juga menjelaskan prinsip dasar dalam perbuatan laporan pertandingan.

    Menurutnya, laporan wasit harus berbasis pada apa yang dilihat dan didengar secara langsung, bukan sekadar tayangan ulang atau opini.

    "Pada dasarnya, tanggung jawab wasit adalah mengambil keputusan berdasarkan Laws of the Game."

    "Tanggung jawab lainnya adalah membuat laporan tentang apa yang terjadi, berdasarkan fakta, bukan sekadar gambar atau tayangan," jelas pria asal Jepang itu.

    Ia menambahkan, jika wasit tidak mendengar atau melihat kejadian secara langsung, maka hal tersebut tidak bisa dimasukkan ke dalam laporan resmi pertandingan.

    Pernyataan ini diharapkan dapat memperjelas batas peran wasit, Komite Wasit, dan Komite Disiplin.

    Sekaligus meredam kesalahpahaman publik terkait penanganan kasus Ryo Matsumura.

    Baca Juga: Pekan 18 Super League 2025/2026 - Persib Kehilangan Pemain Serba Bisa, Persija Lebih Parah

    "Jika wasit tidak mendengar secara langsung, maka ia tidak bisa membuat laporan tentang hal tersebut."

    "Wasit harus jujur, hanya itu,” ujar Ogawa.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS