0
News
    Home AC Milan Cesc Fabregas FC Como 1907 Featured Liga Italia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Serie A Spesial

    Kemarahan Fabregas Usai Skor Como Vs AC Milan 1-3, 700 Operan Sia-sia - Kompas

    7 min read

     

    Kemarahan Fabregas Usai Skor Como Vs AC Milan 1-3, 700 Operan Sia-sia



    KOMPAS.com - Como asuhan Cesc Fabregas mendominasi penguasaan bola dan melepas banyak operan. Namun, mereka tetap kalah 1-3 dari AC Milan.

    AC Milan racikan Massimiliano Allegri membawa pulang poin sempurna kala bertamu ke markas Como 1907, yakni Stadion Giuseppe Sinigaglia.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    Laga Como vs AC Milan yang digelar pada Kamis (15/1/2026) atau Jumat dini hari WIB berkesudahan dengan kemenangan tim tamu.

    AC Milan menang 3-1 berkat sumbangsih gol Christopher Nkunku (45+1') dan Adrien Rabiot (55', 88').

    Atalanta-Roma 2-1 | Giornata #36 #SerieAEnilive | Behind The Scenes

    Baca juga: Kata-kata Max Allegri Usai AC Milan Menang Comeback atas Como

    Como harus gigit jari meski sempat memimpin melalui gol Marc-Oliver Kempf.

    “Saya biasanya suka berbicara dengan tenang setelah pertandingan, tetapi hari ini sulit," ujar pelatih Como, Cesc Fabregas, usai laga kontra AC Milan, dilansir dari Tuttomercatoweb.

    Kekalahan 1-3 dari AC Milan tampak sulit dicerna Fabregas yang melihat timnya tampil dominan.

    Baca juga: Kata-kata Paulo Fonseca Usai Milan Hancurkan Sassuolo 6-1

    Dalam aspek penguasaan bola, Como 1907 unggul. Mengutip situs Lega Serie A, Como mencatat 67 persen penguasaan bola, berbanding 33 persen milik Milan.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

    Soal jumlah tembakan, Como juga unggul, yakni 18 berbanding tujuh milik tim tamu.

    "Bagaimana saya menjelaskan kepada para pemain bahwa kami kalah dalam laga seperti ini?"

    Baca juga: Hasil Como Vs AC Milan 1-3: Rabiot Jungkirkan Pasukan Fabregas di Kandang Sendiri

    "Saya akan memikirkannya malam ini dan besok pagi saya akan berbicara dengan mereka. Tim bermain bagus, kami mencoba banyak hal yang baik, tetapi pada akhirnya Anda kalah 3-1. Itu berarti masih banyak hal yang harus diperbaiki,” ucap Fabregas.

    Dominasi Tak Berujung Kemenangan 

    Operan demi operan yang dibuat Como 1907 seperti tak berarti andai melihat hasil akhir yang tersaji.

    Fabregas mengatakan Como melepas 700 operan. Pernyataan pelatih asal Spanyol itu mendekati data yang disajikan Lega Serie A.

    Baca juga: Kata-kata Massimiliano Allegri Usai Skor AC Milan Vs Genoa 1-1

    Menurut statistik dari Lega Serie A, Como membuat 673 operan ketika menjamu AC Milan. Tim tamu berjulukan Rossoneri hanya melepas 326 operan, kurang dari separuh operan Como. 

    “Terkadang ketika saya berbicara, saya disalahpahami. Saya ulangi, hari ini sulit bagi saya untuk menganalisis, saya lebih memilih orang lain yang melakukannya."

    "Hari ini sangat sulit bagi saya, karena biasanya ini adalah pertandingan yang seharusnya bisa dimenangkan karena kami mendominasi."

    Baca juga: AC Milan Vs Genoa 1-1: Drama Penalti Tanggung Jawab De Rossi

    Balada 700 Operan

    "Kami membuat 700 umpan dan Milan hanya 200… Maignan melakukan banyak penyelamatan, lalu Rabiot memenangkan pertandingan."

    "Mereka adalah pemain yang terlalu kuat, kualitas individu membuat Anda menang. Tetapi para pemain saya tampil sangat baik,” ucap eks pemain Barcelona, Arsenal, dan Chelsea tersebut.

    Dominasi Como pada akhirnya tak berujung tiga poin. Hasil ini pun begitu menyesakkan bagi Fabregas.

    Baca juga: Final Piala Super Spanyol 2026: Kylian Mbappe Kembali, Hansi Flick Beri Sanjungan

    "Saya pulang dengan rasa marah, tetapi saya harus tetap jernih saat berbicara dengan para pemain karena kami masih muda."

    "Kehilangan tiga atau empat bola bisa saja terjadi ketika Anda membuat 750 umpan, tetapi terasa sangat menyakitkan jika kebobolan tiga gol."

    "Jika kami mencetak gol kedua, kami bisa saja menang, tetapi Milan dengan penjaga gawang yang luar biasa dan pemain yang luar biasa memenangkan pertandingan ini,” ucap Fabregas.

    Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang

    Komentar
    Additional JS