0
News
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Featured Indonesia Masters Jonatan Christie Moh Zaki Ubaidillah Spesial

    Jojo Mundur, Ubed Untung di Indonesia Masters 2026 - SUDUTPANDANG

    4 min read

     

    Jojo Mundur, Ubed Untung di Indonesia Masters 2026

    Absennya pebulu tangkis andalan Indonesia, Jonatan Christie dari turnamen Indonesia Masters 2026 membuka peluang besar bagi pemain muda Merah Putih, Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed, untuk tampil langsung di babak utama. (Foto: Dok.PB Djarum).

    JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Keputusan Jonatan Christie atau akrab disapa Jojo mengundurkan diri dari turnamen Indonesia Masters 2026 membawa dampak signifikan pada peta persaingan tunggal putra.

    Absennya pebulu tangkis andalan Indonesia tersebut tidak hanya mengubah komposisi undian, tetapi juga membuka peluang besar bagi pemain muda Merah Putih, Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed, untuk tampil langsung di babak utama.

    Jojo memutuskan mundur demi menjaga kebugaran fisik dan mental setelah menjalani jadwal kompetisi yang padat dalam dua pekan terakhir.

    Jojo sebelumnya tampil di Malaysia Open 2026 dan India Open 2026, dua turnamen bergengsi dengan level persaingan tinggi.

    Pada Malaysia Open 2026, Jojo berhasil melaju hingga babak semifinal sebelum langkahnya terhenti. Ia kemudian melanjutkan performa impresif dengan menembus partai final India Open 2026 dan finis sebagai runner-up.

    Rangkaian pertandingan intens tersebut membuat kondisi fisik dan mental Jonatan berada di titik maksimal.

    Keputusan mundur dari Indonesia Masters 2026 diakui Jonatan bukan perkara mudah, mengingat turnamen tersebut digelar di kandang sendiri, Istora Senayan, Jakarta.

    Dukungan publik tuan rumah selalu menjadi motivasi tambahan baginya untuk tampil optimal.

    “Keputusan yang sangat berat untuk diambil karena bagaimanapun juga bermain di rumah sendiri adalah sebuah kebanggaan. Bisa ditonton keluarga dan fans secara langsung,” ujar Jonatan dalam keterangan resminya Senin (19/1/2026).

    Namun, Jonatan menegaskan bahwa ia harus mendengarkan kondisi tubuh dan pikirannya demi menjaga performa jangka panjang.

    “Tapi kembali lagi saya tetap harus mendengarkan tubuh dan pikiran saya yang memang sudah dipakai maksimal dalam dua minggu ke belakang,” lanjutnya.

    Selain Jojo, turnamen Indonesia Masters 2026 juga kehilangan unggulan pertama asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn, yang turut memutuskan mundur.

    Absennya dua pemain papan atas tersebut membuat panitia harus melakukan undian ulang babak utama 32 besar dalam Manager’s Meeting yang digelar pada Senin (19/1).

    Undian ulang itu berdampak langsung pada komposisi peserta, termasuk pergeseran sejumlah pemain dari babak kualifikasi ke babak utama.

    Situasi ini menjadi keuntungan tersendiri bagi Moh Zaki Ubaidillah. Pebulu tangkis muda Indonesia yang sebelumnya dijadwalkan tampil melalui babak kualifikasi, kini dipastikan langsung mengisi slot babak utama turnamen berlevel BWF Super 500 tersebut.

    Ubed, yang merupakan Juara Asia Junior 2025, akan menghadapi wakil India, Kiran George, pada laga babak utama.

    Kesempatan tampil langsung di fase utama menjadi momentum penting bagi pemain muda tersebut untuk menguji kematangannya di level senior, khususnya di hadapan publik Istora Senayan.

    Sementara itu, sektor kualifikasi tunggal putra Indonesia Masters 2026 tetap diwarnai persaingan ketat meski sejumlah pemain unggulan mundur.

    Indonesia masih menempatkan beberapa wakilnya di babak awal, termasuk Prahdiska Bagas Shujiwo, Anthony Sinisuka Ginting, Yohanes Saut Marcellyno, dan Muhamad Yusuf.

    Dalam undian kualifikasi, Yohanes Saut Marcellyno dijadwalkan berhadapan dengan Muhamad Yusuf. Pemenang laga tersebut berpeluang bertemu Prahdiska Bagas Shujiwo pada babak selanjutnya.

    Sementara itu, Bagas harus lebih dulu melewati hadangan wakil Taiwan, Wang Po-Wei, untuk menjaga asa melaju ke babak utama.

    Perubahan komposisi peserta akibat pengunduran diri sejumlah pemain elite membuat Indonesia Masters 2026 berlangsung dinamis sejak fase awal.

    Turnamen ini pun menjadi ajang penting bagi pemain muda Indonesia untuk mencuri perhatian sekaligus memperluas jam terbang di level internasional.

    Dengan absennya Jonatan Christie dan Kunlavut Vitidsarn, persaingan tunggal putra Indonesia Masters 2026 diprediksi akan semakin terbuka.

    Peluang bagi pemain non-unggulan untuk melangkah lebih jauh pun kian besar, termasuk bagi Ubed yang kini mendapat panggung lebih cepat dari perkiraan.(AGF/09)


    Komentar
    Additional JS