0
News
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Featured Indonesia Masters Spesial

    Indonesia Masters 2026 - Tuan Rumah Ingin Akhiri Puasa Gelar, 2 Medali Jadi Incaran - Semua Halaman - Juara.net

    4 min read

     

    Indonesia Masters 2026 - Tuan Rumah Ingin Akhiri Puasa Gelar, 2 Medali Jadi Incaran - Semua Halaman - Juara.net

    By Nungki Nugroho, Senin, 19 Januari 2026 | 17:20 WIB


    Atlit Tunggal Indonesia Jonatan Christe memeluk Atlit Tunggal Thailand Kunlavut Vitidsarn di Daihatsu Indonesia Masters 2025 (TOMMY NICOLAS/BOLASPORT.COM)

    JUARA.NET - Tuan rumah berambisi mengakhiri puasa gelar di turnamen BWF tahun ini dengan meraih prestasi di Indonesia Masters 2026.

    Sebagaimana disampaikan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Eng Hian.

    Menurutnya, persiapan telah dilakukan tim bulu tangkis Indonesia.

    "Fokus utama berada pada stabilisasi kondisi fisik pasca turnamen akhir tahun, penajaman aspek teknis dan taktis sesuai karakter lawan, serta kesiapan mental bertanding di awal tahun," kata Eng Hian dikutip Juara.net dari PBSI.

    Indonesia belum memetik satu gelar pun dari dua turnamen terakhir, Malaysia Open 2026 dan India open 2026.

    Di Indonesia Masters, tim Merah Putih mengincar dua medali terutama lewat ganda putra.

    "Secara objektif, PBSI menetapkan target dua medali pada Daihatsu Indonesia Masters 2026," ucap Eng Hian.

    "Beberapa sektor, khususnya ganda putra, memiliki peluang yang relatif lebih besar berdasarkan performa, kedalaman skuad, dan stabilitas pasangan," imbuhnya.

    Baca Juga: Indonesia Masters 2026 - Rival Terberat Absen, Putri KW Tumpuan Tuan Rumah di Tunggal Putri

    Namun, PBSI berharap sektor lain mampu mempersembahkan gelar.

    Ia berharap sektor-sektor lain juga tetap bisa ke fase akhir turnamen.

    Diakuinya, sektor tunggal berada dalam tekanan setelah gatal mentik juara du dua turnamen terakhir.

    “Kompetisi dunia kini jauh lebih terbuka," ucap Eng Hian.

    "Banyak atlet non-unggulan mampu tampil konsisten dan memberi tekanan besar kepada para pemain papan atas."

    "Situasi ini membuat setiap pertandingan berpotensi menghadirkan pertarungan sengit sejak babak awal," jelas Eng Hian.

    Menurut Eng Hian, atlet bulu tangkis Indonesia harus bermain lepas di kandang sendiri.

    Ini menjadi keuntungan bagi Indonesia yang akan mendapat dukungan penuh dari suporternya di Istora.

    "Dengan peta persaingan global yang semakin merata, peluang Indonesia tetap ada di semua sektor,

    "Namun itu sangat bergantung pada konsistensi performa, kecerdasan strategi, serta kemampuan atlet mengelola tekanan dan momentum di lapangan," pungkasnya.

    Tahun lalu, Indonesia hanya mendapat gelar runner-up dari Jonatan Christie (tunggal putra) dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (ganda putra).

    Indonesia Masters sendiri dijadwalkan dimulai pada 20 Januari 2026.

    Turnamen BWF Super 500 ini disiarkan langsung RCTI, Inews, dan langganan Vidio.com

    Komentar
    Additional JS