Indonesia Masters 2026 - Jalur Sabar/Reza Terberat, Terobosan Ganda Putra saat All Indonesian Final Tak Bisa Terwujud - Bolasport
Indonesia Masters 2026 - Jalur Sabar/Reza Terberat, Terobosan Ganda Putra saat All Indonesian Final Tak Bisa Terwujud
BOLASPORT.COM - Jalur persaingan ganda putra cukup rumit bagi pasangan tuan rumah menuju tangga juara pada Indonesia Masters 2026.
Ganda putra Indonesia memikiki catatan impresif sejak ajang Indonesia Masters pertama kali digelar pada tahun 2010.
Dari total 15 kali penyelenggaraan, selalu ada perwakilan ganda putra Merah Putih yang berlaga pada laga puncak.
Ganda putra Indonesia berhasil merebut 12 gelar Indonesia Masters dan hanya tiga kali keluar sebagai runner-up pada edisi tahun 2012, 2021, dan 2025.
tahun ini, empat ganda putra Indonesia akan berlaga pada babak 16 besar yang berlangsung Kamis (22/1/2026) di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta.
Namun, keempat pasangan ganda putra tuan rumah tersebut berada dalam bagan yang sama di bagian bawah dan tidak mungkin menciptakan all Indonesian final.
Mereka adalah Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Ya, mereka berpotensi akan saling sikut untuk memperebutkan satu tempat saja pada babak final.
Baca Juga: Hasil Indonesia Masters 2026 - Putri KW Jaga Martabat Unggulan Libas Lawan 2 Gim
Leo/Bagas sedang dalam catatan kurang baik tahun lalu keluar sebagai runner-up All England Open 2025.
Pencapaian mereka mengalami penuruna dan bahkan sering tersingkir pada babak-babak awal setelah itu.
Meski begitu, Leo memiliki ambisi dalam laga melawan Fajar/Fikri.
Apalagi, Leo merupakan pemain ganda putra terakhir yang berhasil menjuarai Indonesia Masters pada tahun 2024 saat bersama Daniel Marthin.
“Pokoknya kalau lawan pasangan world number 3, kami tetap waspada. Kita liat saja nanti di lapangan besok,” ujar Leo soal laga melawan Fajar/Fikri.
Tak hanya itu, perang saudara bahkan langsung tersaji antara Leo/Bagas dan Fajar/Fikri yang akan saling berjibaku pada babak 16 besar.
Laga tersebut juga memastikan ganda putra Indonesia akan kehilangan satu wakilnya pada babak sebelum babak perempat final.
Walaupun satu wakil ganda putra sudah memastikan juga tempat di babak delapan besar.
Selain itu, perang saudara juga berpotensi kembali terjadi pada babak perempat final.
Salah satu pemenang dalam laga antara Leo/Bagas dan Fajar/Fikri akan bertemu ganda putra tuan rumah lainnya yakni Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Namun, Raymond/Joaquin tidak mendapatkan lawan mudah pada babak 16 besar.
Juara Australian Open 2025 itu akan melawan pasangan unggulan delapan asal Taiwan, Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan.
Raymond/Joaquin menjadi harapan baru ganda putra sebagai pasangan yang baru naik dari tim pratama.
"Banyak ekspektasi ke kita, tapi kita berdua tidak mau itu jadi sebuah tekanan, kita mau jadi motivasi dan menikmati pertandingan," kata Joaquin.
Jalur lebih berat akan dihadapi pasangan independen, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Sabar/Reza dikepung dua pasangan ganda putra Malaysia dalam jalur undian.
Pada babak 16 besar, mereka akan menghadapi ganda putra Malaysia yang juga berstatus independen, Nur Mohd Azriyn Ayub Azriyn/Tan Wee Kiong.
Lawan yang akan dihadapi Sabar/Reza itu pernah mengalahkan ganda putra nomor satu dunia, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, pada laga babak 16 besar Denmark Open 2025.
Pertandingan nanti akan menjadi pertemuan ketiga bagi kedua pasangan dengan dua laga sebelumnya berakhir saling mengalahkan.
Dalam pertemuan terakhir, Sabar/Reza berhasil menang dengan skor 21-11, 21-19 pada semifinal Macau Open 2024.
Jika berhasil melawati tantangan pada babak 16 besar, Sabar/Reza berpotensi akan menghadapi juara bertahan ganda putra dari Malaysia, Man Wei Chong/Kai Wun Tee.
Man/Tee menjadi harapan terakhir ganda putra di bawah Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia yang tersisa pada Indonesia Masters 2026.
Anak didik Herry Iman Pierngadi itu akan menghadapi wakil India, Hariharan Amsarakunan/M. R Arjun pada babak 16 besar.