0
News
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Featured Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu Indonesia Masters Istora Senayan Jafar Hidayatullah Spesial

    Hasil Semifinal Indonesia Masters 2026 - Tikung Jafar/Felisha dan Kena Kartu Kuning, Wakil Denmark Bungkam Istora - BOLASPORT

    6 min read

     

    Hasil Semifinal Indonesia Masters 2026 - Tikung Jafar/Felisha dan Kena Kartu Kuning, Wakil Denmark Bungkam Istora


    Atlet bulu tangkis ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Fasaribu, saat bertanding di Indonesia Masters 2026 di Istora Senaya, Jakarta, Jumat (23/1/2026) (TOMMY NICOLAS/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu meraih hasil pahit pada babak semifinal Indonesia Masters 2026.

    Laga semifinal Indonesia Masters 2026, Sabtu (24/1/2026) dijalani Jafar/Felisha dengan bersua pasangan Denmark Mathias Christiansen/Alexandra Boje.

    Berlaga di Istora Senayan, Jakarta, Jafar/Felisha takluk melalui rubber game dengan skor 22-20, 19-21, 17-21 dalam tempo 69 menit.

    Hasil ini mengubur asa Jafar/Felisha untuk bisa memijak final turnamen BWF Super 500 tersebut.

    Jafar/Felisha langsung menyentak pada awal gim pertama dengan menggempur pertahanan Christiansen/Boje guna meraih 3 angka beruntun.

    Unggul 3-0 membuat ganda campuran peringkat ke-9 dunia itu lengah di mana kesalahan sendiri menghadirkan keuntungan bagi Christiansen/Boje untuk menikung.

    Adu reli panjang tak terhindarkan beberapa kali sebelum akhirnya Jafar/Felisha memaksa Christiansen/Boje berbagi angka tiga kali.

    Pasangan Denmark itu merebut interval pertama dengan skor 11-9 usai Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu melakukan pengembalian yang tidak akurat.

    Selepas jeda, permainan agresif ditunjukkan Jafar/Felisha dengan langsung mengemas 3 poin beruntun guna menikung Christiansen/Boje.

    Baca Juga: Hasil Semifinal Indonesia Masters 2026 - Jafar/Felisha Digertak Musuh Tersulit yang Pijak Final Duluan, Unggulan China Merana dalam 33 Menit

    Pertahanan Jafar/Felisha akhirnya berhasil dijebol dengan sambara Alexandra Boje di depan net untuk membuat kedudukan imbang 12-12.

    Dinilai mengulir waktu, Mathias Christiansen mendapatkan kartu kuning sebelum keunggulan direbut kembali tim Merah Putih melalui pukulan keras Jafar Hidayatullah.

    Peluang Jafar/Felisha kembali melayang usai mereka membuat keputusan kurang akurat yang menyebabkan Christiansen/Boje unggul 2 poin.

    Tertinggal 14-18, Jafar/Felisha tidak menyerah, mereka mampu memaksa Christiansen/Boje beradu set poin usai memenangkan reli menegangkan.

    Sambaran Felisha di depan net memastikan Indonesia mengunci kemenangan pada gim pertama dengan skor 22-20.

    Gim kedua berjalan, Jafar/Felisha tidak cukup baik dalam membendung serangan sehingga Christiansen/Boje mampu meraih 4 poin secara beruntun.

    Sempat merebut 1 poin, Jafar/Felisha kembali tenggelam melalui kesalahan sendiri sehingga pasangan peringkat ke-10 dunia itu diuntungkan.

    Berjarak 5 angka, Jafar/Felisha mencoba untuk bangkit saat challenge mereka membuahkan 1 poin untuk mendekat hingga 2 angka.

    Meski demikian, Jafar/Felisha masih kesulitan di mana mereka menutup interval kedua dengan tertinggal 8-11 dari Christiansen/Boje.

    Selepas jeda, Jafar/Felisha masih kesulitan untuk keluar dari tekanan Christiansen/Boje yang cukup akurat dalam menempatkan pukulan.

    Mendapatkan dukungan penuh dari penonton, kebangkitan Jafar/Felisha mulai terlihat hingga akhirnya mereka mampu menyamakan skor menjadi 17-17.

    Alih-alih menjaga kesempatan itu, permainan Jafar/Felisha justru menurun dengan kehilangan 3 angka beruntun sebelum challenge yang sukses membawa mereka bertahan.

    Pergerakan Felisha yang berujung dengan mati langkah di depan net membuat Christiansen/Boje merebut gim kedua 21-19.

    Keputusan yang baik dari Jafar dengan membiarkan pukulan Christiansen keluar lapangan membawa Indonesia unggul lebih dulu di gim penentu.

    Reli-reli panjang tak terelakkan dan membuat kedua pasangan itu saling bergantian menorehkan keunggulan dengan pukulan-pukulan terbaik mereka.

    Indonesia mulai mendapatkan sentuhan terbaiknya sebelum pengembalian Felisha yang membuat Christiansen tersungkur menghadirkan keunggulan pada interval ketiga 11-4.

    Usai jeda, servis Felisha yang menyangkut di net membuat Christiansen/Boje langsung mendapatkan angka guna memangkas ketertinggalan.

    Keunggulan 6 angka membuat Jafar/Felisha lengah, momen ini dimanfaatkan oleh Christiansen/Boje guna mendapatkan 4 poin beruntun.

    Berbagai kesalahan sendiri dan serangan tidak akurat membuat Jafar/Felisha berhasil ditikung oleh Christiansen/Boje yang membalikkan keadaan menjadi 18-15.

    Dengan permainan yang lebih tenang, Christiansen/Boje menutup perlawanan Jafar/Felisha pada gim ketiga dengan skor 21-17.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS