Hasil Indonesia Masters 2026 - Raymond/Joaquin Gemurukan Istora, Ledakan di Akhir Pastikan 1 Wakil di Semifinal - Semua Halaman - Bolasport
Hasil Indonesia Masters 2026 - Raymond/Joaquin Gemurukan Istora, Ledakan di Akhir Pastikan 1 Wakil di Semifinal - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Kamis, 22 Januari 2026 | 15:28 WIB
Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, sedang bertanding pada Indonesia Masters 2026 di Lapangan Istora, Senayan, Jakarta, Kamis (2/12/2026). (TOMMY NICOLAS/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Ledakan penampilan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, berlanjut pada babak 16 besar Indonesia Masters 2026.
Raymond/Joaquin berhasil mengatasi pasangan unggulan delapan asal Taiwan, Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan.
Mereka sempat tertinggal tiga kali dalam match point yang dihasilkan lawan di gim penentuan yang digelar di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Raymond/Joaquin juga menciptakan laga perang saudara kontra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di perempat final.
Juara Australian Open 2025 itu menang dengan skor 14-21, 21-18, 24-22.
Jalannya Pertandingan
Raymond/Joaquin menunjukkan penampilan cukup meyakinkan sejak awal laga dengan mampu menahan kekuatan unggulan asal Taiwan itu.
Kedudukan bahkan dipaksa berimbang sampai skor 9-9. Pasangan Indonesia mengambil keunggulan setelah kecerdikan Joaquin dalam melakukan servis.
Ganda Indonesia akhirnya dapat unggul dua angka pada interval setelah pukulan lawan yang tidak melewati net.
Raymond/Joaquin tampil atraktif saat beradu pukulan depan, tetapi reli dimenangkan lawan untuk memperkecil ketertinggalan selepas jeda.
Ganda Taiwan itu bahkan segera menyamakan kedudukan pada skor 11-11.
Raymond/Joaquin justru balik tertinggal dan hanya bisa menambah tiga poin laga sebelum Lee/Yang melesat sampai akhir gim pertama.
Baca Juga: Hasil Indonesia Masters 2026 - Laga 1 Jam Hentikan Juara Terakhir, Fajar/Fikri Bekuk Leo/Bagas
Gim kedua, Raymond/Joaquin mendapatkan momentum hingga unggul dua poin pada skor 10-8.
Keunggulan tiga angka berhasil diamankan pada interval setelah pukulan mendatar dari lawan menabrak net.
Selepas jeda, Raymond/Joaquin terus tampil menyerang dan memaksa ganda Taiwan banyak bertahan.
Juara Australian Open seakan menggila dengan serangan bertubi-tubi yang dilancarkan hingga berhasil unggul delapan poin pada 17-9.
Namun, Lee/Yang berhasil mengubah keadaan dengan gantian mendapatkan banyak kesempatan menyerang.
Alhasil, keunggulan Raymond/Joaquin dipangkas menjadi tiga angka pada skor 18-15.
Sambaran Raymond dari area depan menghasilkan dua poin untuk mencatatkan game point pada 20-15.
Ganda Taiwan sempat mengancam setelah mencuri tiga poin beruntun, tetapi kesalahan mereka dalam pengembalian akhirnya memberikan poin kemenanagn Raymon/Joaquin.
Gim pamungkas, Raymond/Joaquin tidak menurunkan tempo permainan dan intensitas serangan mereka.
Keunggulan tiga poin sempat didapat pada skor 10-7, tetapi Raymond/Joaquin akhirnya unggul dua angka pada interval.
Selepas jeda, Raymond/Joaquin justru kecolongan empat poin beruntun sehingga membuat lawan berbalik unggul 13-11.
Beruntung, dua kesalahan pemain Taiwan dalam servis dan pengembalian membuat skor kembali berimbang.
Meski begitu, Lee/Yang lebih dulu mencatatkan match point pada skor 20-18.
Asa belum berakhir saat Raymond/Joaquin memaksa set point dengan memanfaatkan servis.
Pasangan Taiwan itu kembali unggul dua kali pada 21-20 dan 22-21, tetapi smes keras yang menabrak net memberikan angin segar lagi untuk ganda Indonesia.
Situasi bahkan berbalik saat dorongan lawan memanjang keluar dan memberikan match point untuk Raymond/Joaquin.
Pengembalian servis lawan yang buruk akhirnya memastikan satu wakil Indonesia di semifinal.