Hasil Indonesia Masters 2026 - Duet Anyar Jepang Terkam Wakil Tanah Air Lagi, Tiwi/Fadia Kalah setelah Unggul Duluan - Bolasport
Hasil Indonesia Masters 2026 - Duet Anyar Jepang Terkam Wakil Tanah Air Lagi, Tiwi/Fadia Kalah setelah Unggul Duluan
BOLASPORT.COM - Duet anyar, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, harus mengakhiri langkah di perempat final Indonesia Masters 2026.
Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti tumbang di tangan Arisa Higashino/Miyu Takahashi dari Jepang pada perempat final Indonesia Masters 2026.
Kekalahan 21-16, 11-21, 14-21 mesti ditelan Tiwi/Fadia dalam pertandingan yang berlangsung alot di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Pertandingan ini mempertemukan dua pasangan anyar yang memuat pemain berpengalaman.
Dari kubu Indonesia, Tiwi dan Fadia sama-sama memiliki gelar World Tour dan pernah menembus delapan besar ranking dunia bareng partner lama.
Adapun Igarashi dan Takahashi sama-sama pemenang trofi World Tour.
Igarashi lebih terkenal karena kesuksesan menjuarai All England Open sebanyak tiga kali semasa tampil di ganda campuran.
Sedangkan di ganda putri dia pernah menjuarai India Open yang levelnya World Tour Super 750, satu level di atas Indonesia Masters ini.
Keduanya telah memberikan luka bagi Indonesia.
Di babak kedua, Igarashi/Takahashi mampu menyingkirkan pasangan unggulan, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, dengan kemenangan 21-15, 21-8.
Tiwi/Fadia tak mau Pertandingan berlangsung dengan seimbang. Kedua pasangan saling bergantian mencetak angka walau Igarashi/Takahashi unggul duluan di 2-0.
Momentum didapatkan Tiwi/Fadia dengan membalikkan keadaan berkat enam poin berturut-turut yang mengubah skor dari 6-8 menjadi 12-8.
Keunggulan dapat dijaga Tiwi/Fadia hingga akhir gim pertama.
Gim pertama berakhir dengan skor 21-16. Smes bertubi-tubi dari Fadia melemahkan pertahanan lawan untuk kemudian diakhiri oleh sambaran Tiwi dari depan.
Persaingan alot kembali pada gim kedua.
Pertahanan Tiwi/Fadia diuji dengan tekanan yang dilancarkan lawan. Bola-bola penempatan dari lawan beberapa kali mengacaukan rotasi mereka.
Tiwi/Fadia bukannya tanpa perlawanan. Drop shot yang mengecoh menjadi andalan. Akan tetapi, variasi ini kurang berhasil.
Setelah ketat hingga 6-6, pasangan Negeri Matahari Terbit membuka margin skor hingga unggul enam angka di 13-7.
Kelelahan terlihat dari kubu Tiwi/Fadia ketika serangan mereka mulai lemah. Kendali lawan kian kuat hingga mereka takluk 11-21.
Pertandingan dilanjutkan dengan rubber game.
Saat Igarashi/Takahashi mengawali serangan mereka dengan variasi lob, Tiwi/Fadia merusak ritme lawan dengan mempercepat tempo.
Keunggulan cukup besar didapatkan Tiwi/Fadia sejak skor 4-1 dan berlanjut ke 6-4.
Hanya saja, kesalahan-kesalahan sendiri dari mereka malah menjadi belenggu sehingga situasi berubah dengan cepat menjadi 6-11 untuk keunggulan lawan.
Jeda interval tampaknya sukses dimanfaatkan Tiwi/Fadia untuk mengatur ulang fokus. Permainan mereka lebih safe untuk memangkas selisih skor menjadi 10-12.
Sayangnya, antisipasi-antisipasi tanggung di depan net kembali dilakukan Tiwi/Fadia. Momentum kembali berpindah ke lawan yang menjauh hingga 17-11.
Kans Tiwi/Fadia makin mengecil saat lawan mendapatkan match point dengan skor 20-12.
Masih bisa membalas dua kali, pasangan Indonesia ini harus angkat kaki dari turnamen setelah digembur bertubi-tubi oleh serengan lawan.
Tiwi/Fadia gagal menyusul jejak positif duet anyar Pelatnas lainnya, Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu, yang lolos ke semifinal.
Lanny/Apriyani mampu bangkit dalam laga sengit kontra unggulan keempat asal Taiwan, Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan, untuk menang dengan skor 21-23, 21-18, 21-19.
Sementara itu, masih ada satu ganda putri Indonesia lainnya yang belum bertanding.
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingum akan berusaha untuk melewati adangan wakil China, Luo Xu Min/Wang Yi Duo.