0
News
    Home Berita Brahim Diaz Featured Juara Piala Afrika Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Maroko Timnas Senegal

    Hasil Final Piala Afrika 2025 - Senegal Sempat Mogok Main, Brahim Diaz Gagal Panenka, Gol Extra Time Bawa Singa Teranga Rebut Gelar Juara - Bolasport

    10 min read

     

    Hasil Final Piala Afrika 2025 - Senegal Sempat Mogok Main, Brahim Diaz Gagal Panenka, Gol Extra Time Bawa Singa Teranga Rebut Gelar Juara


    Momen Brahim Diaz mengambil penalti dengan cara panenka, tetapi gagal berbuah gol untuk Maroko dalam final Piala Afrika 2025 melawan Senegal. (SEBASTIEN BOZON/AFP)

    BOLASPORT.COM - Final Piala Afrika 2025 sempat diwarnai oleh aksi mogok pemain dari Senegal dan penalti panenka yang gagal dibuat oleh Brahim Diaz. Namun, Singa Teranga yang keluar sebagai juara berkat gol di extra time.

    Partai puncak Piala Afrika 2025 mempertemukan Senegal dan Maroko.

    Stadion Pangeran Moulay Abdellah menjadi venue untuk bentrokan dua tim pada Minggu (18/1/2026) atau Senin dini hari WIB.

    Pertemuan Senegal dan Maroko menjadi duel ideal untuk final Piala Afrika 2025.

    Keduanya sama-sama diunggulkan untuk menjadi juara dalam AFCON edisi kali ini.

    Namun, juara Piala Afrika 2025 jatuh ke tangan Senegal.

    Laga sempat diwarnai aksi mogok Senegal yang dihukum penalti kontroversial akibat Brahim Diaz yang dijatuhkan di area terlarang saat laga menyisakan beberapa detik sebelum bubaran.

    Akan tetapi, penalti emas untuk Maroko gagal dimaksimalkan oleh Diaz yang mencoba melakukan panenka karena tendangannya ditangkap oleh Edouard Mendy.

    Justru Singa Teranga yang mendapatkan momentum lantaran setelah bermain seri 0-0 di waktu normal, gol tercipta di babak perpanjangan waktu.

    Pape Gueye mencetak gol kemenangan bagi Senegal lewat lesakannya di menit ke-94 yang membawa timnya unggul 1-0 atas Singa Atlas.

    Keberhasilan ini membuat Senegal keluar menjadi juara Piala Afrika 2025.

    Baca Juga: Hasil Lengkap Piala Afrika 2025 - Rekan Seklub Ronaldo Kirim Senegal ke Final usai Depak Mo Salah, Tuan Rumah Jadi Lawannya

    Sesuai prediksi, partai Senegal vs Maroko di final Piala Afrika 2025 berjalan dengan permainan yang cepat dan intens.

    Terutama Maroko yang bertekad menyudahi puasa gelar mereka selama 50 tahun.

    Singa Teranga segera mendapatkan peluang emas saat laga baru berjalan 5 menit dengan sundulan Pape Gueye yang memanfaatkan sepak pojok dari Lamine Camara.

    Namun, kiper Maroko, Yassine Bounou, masih bisa mengamankan tandukan kepala Pape Gueye.

    Selepas itu Singa Atlas mencoba untuk memberikan tekanan ke arah pertahanan Senegal, tetapi usaha mereka masih buntu hingga memasuki setengah jam permainan.

    Senegal sendiri tidak tinggal diam saat ditekan oleh tuan rumah karena mereka juga beberapa kali mencoba melancarkan serangan balik.

    Di saat Maroko mencoba mencari peluang untuk mencetak gol, justru Senegal yang kembali mendapatkan satu kesempatan emas untuk membuka skor.

    Pada menit ke-38, Iliman Ndiaye nyaris mencetak gol pertama bagi timnya jika sepakan jarak dekatnya tidak ditangkis dengan kaki oleh Bounou.

    Satu serangan balik yang dilancarkan anak asuh Pape Thiaw berujung pada umpan terobosan yang diberikan Nicolas Jackson ke arah Iliman.

    Iliman segera menusuk ke jantung pertahanan tuan rumah, tetapi saat mencoba melepaskan tembakan, upayanya mampu diselamatkan dengan cantik oleh kaki Bounou.

    Memasuki injury time paruh pertama, armada arahan Walid Regragui semakin gencar memberikan serangan ke pertahanan Senegal.

    Hanya saja tidak ada gol yang tercipta dari masing-masing kubu hingga turun minum alhasil babak pertama ditutup dengan skor 0-0.

    Baca Juga: Nabi Gadungan Ditangkap Polisi Gara-gara Salah Prediksi Piala Afrika 2025

    Di babak kedua, Maroko mencoba untuk bermain lebih agresif dan mengambil inisiatif menyerang.

    Akan tetapi, perlawanan sengit dari Senegal dan penyelesaian akhir yang buruk membuat Singa Atlas masih buntu hingga menit ke-60.

    Di menit ke-67, pertandingan sempat terhenti lama akibat dua pemain, yakni Neil El Aynaoui dan El Hadji Malick Diouf yang saling berbenturan kepala dalam duel udara.

    El Aynaoui mendapatkan perawatan intensif dari tim medis Maroko karena kepalanya mengalami pendarahan dan harus diperban.

    Laga pun kembali berlanjut dan Maroko belum mengendurkan serangan mereka ke pertahanan Senegal.

    Namun, Singa Teranga yang juga tampil ngotot acapkali memberi ancaman terhadap gawang Bounou.

    Salah satunya datang di menit-menit akhir laga via sontekan di dalam kotak penalti yang dilepaskan oleh Ibrahim Mbaye.

    Lalu gol Ismaila Sarr yang dianulir wasit akibat posisinya yang offside.

    Drama terjadi di menit-menit akhir babak kedua dengan menyisakan beberapa detik lagi saat Brahim Diaz dijatuhkan di kotak penalti oleh Malick Diouf.

    Keributan sempat terjadi di antara dua kubu hingga pinggir lapangan karena protes keras yang dilakukan oleh Diaz.

    Wasit lantas menghadiahi tuan rumah penalti setelah melakukan pengecekan via VAR.

    Laga kemudian terhenti karena para pemain Senegal diminta meninggalkan lapangan atas arahan Pape Thiaw akibat keputusan yang dirasa kontroversial dari sang pengadil lapangan.

    Pada akhirnya penalti tetap dilakukan oleh Maroko dengan Brahim Diaz yang maju sebagai eksekutor, tetapi sepakan panenka dari titik penalti gagal pada menit ke-90+14'.

    Alhasil laga pun dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

    Gol pun akhirnya tercipta pada menit ke-94 melalui aksi cantik dari Pape Gueye yang memanfaatkan operan Mane.

    Gol dari Gueye tersebut menutup extra time paruh pertama dengan keunggulan 1-0 Senegal atas Maroko.

    Di babak kedua perpanjangan waktu, Singa Atlas nyaris saja mencetak gol penyeimbang pada menit ke-108 via sundulan Nayef Aguerd yang membentur mistar gawang.

    Pada akhirnya Senegal yang tetap mempertahankan kesuksesan mereka dengan kemenangan 1-0.

    Senegal 1-0 Maroko (Pape Gueye 94')

    Berikut susunan pemain Senegal dan Maroko:

    Senegal (4-3-3): 16-Edouard Mendy; 24-Antoine Mendy, 2-Mamadou Sarr, 19-Moussa Niakhate, 25-Malick Diouf; 8-Lamine Camara, 5-Idrissa Gueye, 26-Pape Gueye; 13-Iliman Ndiaye, 11-Nicolas Jackson, 10-Sadio Mane

    Pelatih: Pape Thiaw

    Maroko (4-3-3): 1-Yassine Bounou; 2-Achraf Hakimi, 5-Nayef Aguerd, 25-Adam Masina, 3-Noussair Mazraoui; 23-Bilal El Khannous, 24-Neil El Aynaoui, 11-Ismael Saibari; 10-Brahim Diaz, 20-Ayoub El Kaabi, 17-Abde Ezzalzouli

    Pelatih: Walid Regragui

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS