0
News
    Home Berita Featured Liga Indonesia PSBS Biak Sanksi FIFA Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Super League

    Bukannya Bersihkan Diri, Klub Super League PSBS Biak Malah Kena Tambahan Sanksi FIFA - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

     

    Bukannya Bersihkan Diri, Klub Super League PSBS Biak Malah Kena Tambahan Sanksi FIFA - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

    Kamis, 22 Januari 2026 | 09:45 WIB


    Suasana pertandingan antara PSBS Biak melawan Bhayangkara FC, Senin (12/1/2026). PSBS terus disanksi FIFA. (INSTAGRAM/@BHAYANGKARAFC)

    BOLASPORT.COM - PSBS Biak lagi-lagi mendapatkan sanksi FIFA saat kompetisi Super League berada di periode bursa transfer.

    Malang benar nasib klub asal Papua di Indonesia Super LeaguePSBS Biak.

    Klub berjuluk Badai Pasifik menjalani musim 2025/26 sebagai musafir di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta.

    Klub asal Biak-Numfor tersebut juga mengalami perombakan skuad setelah eksodus besar-besaran pada awal musim.

    Sejak musim 2025/26 digelar, manajemen PSBS juga harus bekerja dengan tangan terikat karena sanksi FIFA.

    Saat Super League rehat pertengahan musim pada 10 Januari, PSBS sudah mengantongi tiga sanksi FIFA berupa embargo transfer atau larangan pendaftaran pemain baru.

    Tiga sanksi tersebut berupa larangan pendaftaran pemain selama tiga periode, yang berarti 3x3 embargo transfer!

    Dilansir dari laman FIFA Registration Bans, sanksi pertama PSBS jatuh pada 20 Oktober 2025, sanksi kedua pada 6 November 2025, dan sanksi ketiga pada 13 Desember 2025.

    Memasuki bursa transfer pertengahan musim, pelatih Kahudi Wahyu pun harus menderita karena tak bisa menambah pemain.

    Baca Juga: Jadwal Matchday 8 Liga Champions - Reuni Neraka untuk Jose Mourinho dan Antonio Conte

    Namun bukannya membersihkan diri dari sanksi FIFA, PSBS justru dihantam sanksi FIFA berikutnya.

    Sanksi embargo transfer keempat dijatuhkan pada Rabu (21/1/2026) kemarin, sehingga total ada empat sanksi FIFA!

    Pelatih sementara Kahudi Wahyu sebelumnya mengungkit situasi tersebut pada laga terakhir putaran pertama.

    "Saya melakukan pembenahan organisasi, membangun kekeluargaan lebih dalam, untuk menumbuhkan saling suport satu sama lain," ujar Kahudi.

    "Saya benahi mulai dari momen defend, lalu kami coba bangun sistem dengan tiga bek dan dua di depan."

    "Sistem ini akan kami pertahankan sampai nanti selesai liga, karena kami tidak bisa menambah pemain," ujarnya.

    PSBS kini duduk di peringkat 16 dengan 16 poin, satu strip di atas zona degradasi.

    Yano Putra dkk punya tabungan enam poin dari rival terdekat, Persis Solo dan Semen Padang, yang punya 10 poin.

    Sementara itu, PSM Makassar yang sebelumnya juga mendapatkan sanksi FIFA, kini sudah bersih dari hukuman tersebut dan bisa bergerak di bursa transfer.

    Baca Juga: Komite Wasit PSSI Minta Maaf ke Klub Super League dan Championship, Akui Kesalahan yang Pengaruhi Hasil Laga

    Komentar
    Additional JS