0
News
    Home Featured Manchester City Pep Guardiola Pilihan Sepak Bola Sepak Bola Internasional

    Guardiola Tegaskan Tetap Setia terhadap Manchester City - Beritasatu

    3 min read

     

    Guardiola Tegaskan Tetap Setia terhadap Manchester City

    Sabtu, 11 Februari 2023 | 05:03 WIB
    Oleh: Bernadus Wijayaka / BW

    Pelatih Manchester City Pep Guardiola mencium trofi Liga Inggris.
    Pelatih Manchester City Pep Guardiola mencium trofi Liga Inggris. (Foto: AFP)

    Jakarta, Beritasatu.com - Pelatih Manchester City Pep Guardiola tetap setia meski klub yang dilatihnya kesandung kasus berat. Saat ini, City didakwa melakukan lebih dari 100 pelanggaran peraturan keuangan oleh operator Liga Inggris.

    Advertisement

    Manchester City berpotensi dihukum pengurangan poin bahkan degradasi dari strata teratas Inggris, jika dinyatakan bersalah melanggar peraturan yang terentang antara musim 2009/2010 sampai 2017/2018 oleh komisi independen.

    Pep Guardiola sebelumnya pernah berkata bahwa ia dapat saja hengkang jika ia kedapatan berbohong oleh manajemen City, terkait tudingan bahwa mereka melanggar peraturan Financial Fair Play (FFP).

    City diskors dua tahun dari kompetisi-kompetisi Eropa pada Februari 2020 oleh UEFA karena pelanggaran serius terhadap FFP. Namun kemudian sanksi itu dicabut oleh Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga (CAS).

    Advertisement

    "Pemikiran pertama saya adalah bahwa kami telah dikutuk," kata Guardiola pada konferensi pers menjelang pertandingan Liga Inggris melawan Aston Villa, seperti dikutip AFP.

    "Seandainya kami bersalah, kami akan menerima apa yang diputuskan oleh operator Liga Inggris. Namun apa yang terjadi jika situasi yang sama seperti (kasus) UEFA terjadi, kami tidak bersalah? Apa yang dapat dilakukan untuk merestorasi atau membayar kembali kerusakan kami," tambahnya.

    Guardiola belakangan memperpanjang kontraknya di Stadion Etihad sampai 2025. Masa kerja tujuh tahunnya merupakan masa kerja terpanjang Guardiola selama menjalani karier kepelatihan.

    "Saya tidak pindah dari kursi ini. Saya dapat meyakinkan Anda bahwa saya ingin bertahan. Terkadang saya memiliki keraguan karena tujuh atau delapan tahun merupakan waktu yang panjang, namun saat ini saya tidak mau pergi," tutur mantan pelatih Bayern Munich dan Barcelona itu.

    "Orang-orang berkata, "mereka membohongi kamu." Mengapa tidak membohongi saya. Lihat apa yang terjadi di UEFA? Sekarang sama saja. Mengapa saya tidak percaya kepada orang-orang saya dan mempercayai CEO klub-klub lain?' tegas Guardiola.

    City sedang tidak tampil dalam performa terbaiknya dalam beberapa pekan terakhir, dengan tiga kekalahan dari enam pertandingan terakhir. Mereka juga tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen Liga Inggris Arsenal.

    Meski demikian, Guardiola yakin masalah-masalah di luar lapangan tidak akan mendistraksi para pemainnya pada periode krusial.

    "Ketika itu terjadi pada Senin, ada banyak rumor, ada banyak kebisingan. Saya memiliki perasan bahwa ketika pertandingan kembali dimainkan, orang-orang kembali melakukan pekerjaan yang harus mereka lakukan. Para pemain di lapangan, dan para pengacara di persidangan," yakin pria Spanyol tersebut.

    City akan bertemu Arsenal pada Rabu (15/2/2023), sebelum kembali berkompetisi di Liga Champions pada pekan berikutnya dengan menghadapi tim Jerman RB Leipzig.

    Saksikan live streaming program-program BTV di sini

    TAG: 


    [Category Opsiin, Media Informasi, Arena, Sepak Bola, Sepak Bola Internasional]

    [Tags Featured, Pilihan, Manchester City, Sepak Bola, Sepak Bola Internasional,Pep Guardiola]

    Komentar
    Additional JS