Federasi Sepak Bola India Dibekukan, PSM Makassar Dapat Keuntungan di AFC Cup 2022? - Sportstars
Federasi Sepak Bola India Dibekukan, PSM Makassar Dapat Keuntungan di AFC Cup 2022? - Sportstars.Id

ZURICH – FIFA resmi menjatuhkan sanksi penangguhan aktivitas kepada Federasi Sepak Bola India (AIFF). Hukuman itu diberikan setelah AIFF didakwa melanggar statuta FIFA. Lantas, sanksi tersebut bisa menguntungkan buat wakil Indonesia PSM Makassar di AFC Cup 2022.
Sebagaimana diketahui, PSM Makassar saat ini masih berkompetisi di AFC Cup 2022. Juku Eja melaju ke final AFC Cup 2022 Zona ASEAN setelah mengalahkan Kedah Darul Aman 2-1 di babak semifinal, Selasa (9/8/2022) malam WIB, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Lolos ke final, pasukan Bernardo Tavares akan bersua dengan klub Malaysia lainnya, Kuala Lumpur City FC. Kedua tim akan berhadapan pada final AFC Cup 2022 Zona ASEAN di KLFA Stadium, Rabu (24/8/2022).
Andai berhasil mengalahkan KL City FC, maka PSM akan berhadapan dengan ATK Mohun Bagan, klub asal India, di semifinal AFC Cup 2022 Inter-zona. Dengan adanya sanksi dari FIFA, maka ATK Mohun Bagan otomatis tersingkir dari perhelatan AFC Cup 2022!
Oleh sebab itu, PSM Makassar bisa kejatuhan durian runtuh dari pembekuan FIFA. Jika menang atas KL City FC, maka Wiljan Pluim dan kawan-kawan langsung lolos ke final AFC Cup 2022 Inter-zona.
Di partai itu, ada dua klub yang berkesempatan menjadi calon lawan, yang salah satunya sudah dikonfirmasi yakni klub asal Hongkong, Eastern Sports Club. Pemenang dari final Inter-Zona akan masuk ke babak Playof Final AFC Cup 2022 Inter-zona.
Sementara itu, belum diketahui kapan pembekuan AIFF oleh FIFA akan dicabut. Dalam keterangan resminya, FIFA mengatakan akan mencabut sanksi itu ketika AIFF sudah menyelesaikan masalah internalnya.
“Penangguhan akan dicabut setelah perintah untuk membentuk komite administrator untuk mengambil alih kekuasaan Komite Eksekutif AIFF telah dicabut dan administrasi AIFF mendapatkan kembali kendali penuh atas urusan sehari-hari AIFF,” tulis keterangan FIFA, Selasa (16/8/2022).
Editor : Wikanto Arungbudoyo