0
News
    Home Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Featured Malaysia Open Pilihan

    Indonesia dan Cina Dominasi Semifinal Malaysia Masters 2022, Malaysia Hanya Kebagian 2 - Tribunnews

    7 min read

     

    Indonesia dan Cina Dominasi Semifinal Malaysia Masters 2022, Malaysia Hanya Kebagian 2 - Halaman all

    Chico Aura Dwi Wardoyo dan Anthony Ginting bersalaman setelah laga perempat final Malaysia Masters 2022. Laga dimenangi oleh Chico.
    Chico Aura Dwi Wardoyo dan Anthony Ginting bersalaman setelah laga perempat final Malaysia Masters 2022. Laga dimenangi oleh Chico.

    TRIBUNJABAR.ID - Semifinal Malaysia Masters 2022 didominasi pebulu tangkis Indonesia dan Cina.

    Semifinal Malaysia Masters 2022 bakal berlangsung hari ini, Sabtu (8/7/2022) di Axiata Arena, Kuala Lumpur.

    Indonesia dan Cina masing-masing menempatkan 5 wakil.

    Para wakil Indonesia yang akan beraksi di semifinal turnamen level 500 ini tersebar di empat nomor tanding berbeda.

    Dimulai dari Gregoria Mariska Tunjung, dia menjadi tumpuan di nomor tunggal putri saat bersua pemain top An Se-young (Korea Selatan).

    Wakil kedua Merah-putih menjadi milik Chico Aura Dwi Wardoyo yang melaju usai menundukkan rekan senegara, Anthony Sinisuka Ginting.

    Pada semifinal tunggal putra, Chico dipastikan bersua wakil China, Lu Guang Zu.

    Ganda putra menjadi nomor dengan wakil terbanyak di mana Indonesia meloloskan dua pasang.

    Kans menggelar All Indonesian Final di Negeri Jiran terbuka lebar melalui Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

    Sementara itu, pasangan ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari melengkapi amunisi Indonesia di semifinal.

    Beralih ke Cina, Negeri Tirai Bambu menempatkan amunisi mereka merata di lima nomor tanding berbeda.

    Duet papan atas ganda campuran, Zheng Siwei/Huang Yaqiong masuk dalam daftar para wakil yang berlaga.

    Selain itu, Cina juga memiliki Chen Yufei yang bisa menjadi andalan untuk nomor tunggal putri.

    Amunisi mereka kian mengerikan dengan lolosnya ganda putri peringkat satu dunia Chen Qingchen/Jia Yifan.

    Sementara itu untuk Malaysia selaku tuan rumah turnamen ini, mereka hanya mampu meloloskan dua wakil saja di semifinal.

    Dua wakil itu adalah Pearly Tan/Thinaah Muralitharan untuk ganda putri dan Aaron Chia/Soh Wooi Yik untuk ganda putra.

    Rangkaian pertandingan babak semifinal Malaysia Masters 2022 akan dilangsungkan hari ini, Sabtu (9/7/2022) mulai pukul 12.00 WIB.

    Berikut jumlah perwakilan tiap negara pada babak semifinal Malaysia Masters 2022

    China: 5 (1MS, 1WS, 1MD, 1WD, 1XD)
    Indonesia: 5 (1MS, 1WS, 2MD, 1XD)
    Taiwan: 2 (1WS, 1XD)
    Korea Selatan: 2 (1WS, 1WD)
    Malaysia: 2 (1MD, 1 WD)
    Hong Kong: 1(1MS)
    India: 1 (1MS)
    Jepang: 1 (1WD)
    Thailand: 1 (1XD)

    Keterangan: MS (Tunggal putra), WS (Tunggal putri), MD (Ganda putra), WD (Ganda putri), XD (Ganda campuran)

    Jadwal Lengkap Semifinal Malaysia Masters 2022

    Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung bakal membuka babak semifinal Malaysia Master 2022.

    Dalam jadwal lengkap semifinal Malaysia Masters 2022 yang beredar, Gregoria Mariska bakal melawan An Se Young dari Korsel di lapangan 1, di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Sabtu (9/7/2022).

    Selanjutanya giliran Chico Aura Dwi Wardoyo yang akan turun di nomor ganda. Chico yang menyingkirkan Anthonio Ginting bakal menantang pemain Cina, Lu Guang Zu (China).

    Di pertandingan kelima, giliran ganda Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang akan menantang Liang Wei Keng/Wang Chang dari Cina.

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto bakal melengkapi keperkasaan Indonesia.

    Fajar/Rian akan melawan ganda andalan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

    Di lapangan 2, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari akan menutup gelaran semifinal Malaysia Masters 2022.

    Rinov/Pitha harus menghadapi Supak Jomkoh/Supissara Paewsampran dari Thailand.

    Jadwal lengkap semifinal Malaysia Masters 2022

    Court 1 - mulai pukul 12.00 WIB

    Gregoria Mariska Tunjung (Indonesia) Vs An Se Young [3] (Korsel)

    Lu Guang Zu (China) Vs Chico Aura Dwi Wardoyo (Indonesia)

    Chen Yu Fei [4] (China) Vs Tai Tzu Ying [2] (China Taipei)

    Ng Ka Long Angus [8] (Hong Kong) Vs Prannoy H. S. (India)

    Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan [3] (Indonesia) Vs Liang Wei Keng/Wang Chang (China)

    Chen Qing Chen/Jia Yi Fan [1] (China) Vs Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia)

    Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto [6] (Indonesia) Vs Aaron Chia/Soh Wooi Yik [5] (Malaysia)

    Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang (China Taipei) Vs Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong [2] (China)

    Court 2 - mulai pukul 16.00 WIB

    Jeong Na Eun/Kim Hye Jeong (Korsel) Vs Nami Matsuyama/Chiharu Shida [6] (Jepang)

    Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari (Indonesia) Vs Supak Jomkoh/Supissara Paewsampran (Thailand)

    Chico ke Semifinal

    Chico Aura Dwi Wardoyo akan berhadapan dengan  Lu Guang Zu, tunggal putra asal Cina di semifinal Malaysia Masters 2022.

    Chico pun bertekad untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya di semifinal Malaysia Masters 2022.

    Semifinal Malaysia Masters 2022 bakal digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Sabtu (9/7/2022).

    “Ada rasa bangga dan senang bisa melaju ke semifinal di sini, tapi tidak mau terlalu euforia karena besok (hari ini) masih pertandingan.

    "Mau fokus kembali, set pikiran untuk besok dari awal lagi,” ucap Chico setelah pertandingan di laman resmi PBSI.

    Chico lolos ke semifinal setelah berhasil memenangkan perang suadara di perempat final Malaysia Masters 2022.

    Chico sukses mengalahkan Anthony Ginting untuk melaju ke semifinal.

    Melalui pertarungan rubber game, Chico menang 11-21, 21-16, dan 21-17.

    Pertandingan yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat (8/7/2022), itu berjalan seru.

    Jual beli serangan terus terjadi, Chico yang mengandalkan kekuatan beradu dengan permainan penuh determinasi dari Ginting.

    Akhirnya Chico yang terlihat lebih siap dan lepas mampu memenangkan pertandingan.

    “Di gim pertama, saya keduluan sama Aa Ginting secara tempo permainan. Dia langsung bermain cepat,” kata Chico usai laga.

    Namun hal berbeda terjadi di gim dua dan tiga.

    “Di gim kedua dan ketiga, saya coba mengimbangi temponya dan sedikit memperlambat. Hari ini saya bisa fokus dan banyak dapat poin dari kesalahan Aa Ginting sendiri. Memang yang saya lebih siapkan adalah mental dan pikiran karena kalau teknik kita sudah sama-sama tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing,” ujarnya.

    Sementara Ginting mengaku tidak mampu mengontrol pikirannya di gim kedua dan ketiga.

    Terbawa pola permainan di gim pertama menjadi penyebabnya.

    Selain itu, Ginting juga mengatakan Chico bermain bagus hari ini.

    “Di gim pertama permainan saya masih enak dan bisa mengembangkan permainan dengan baik, sementara Chico juga banyak melakukan kesalahan sendiri. Bola dia juga masih banyak ragu-ragu. Di gim kedua, mind set saya masih seperti gim pertama yang mudah dapat poin padahal dia sudah mulai lepas mainnya. Kalau di gim pertama smash saya bisa langsung dapat poin, berbeda di gim kedua dia bisa balik-balik terus jadi saya terburu-buru malah mati sendiri,” ucap Ginting di laman resmi PBSI.

    “Perjalanan di gim kedua dan ketiga saya coba lebih sabar, hanya memang hari ini dia bermain bagus dan lepas. Kita sudah sama-sama tahu permainan masing-masing dan kelemahan-kelemahan dia di latihan ternyata dia bisa tutupi juga hari ini. Beban tidak ada, justru saya lebih waspada. Bukan hanya ke Chico tapi kondisi lapangan yang berangin,” kata Ginting. (bolasport.com/pbsi/*)

    Komentar
    Additional JS