0
News
    Home Featured SEA Games Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Sepak Bola Internasional Sepak Bola SEA Games Timnas Indonesia U-23 Timnas Thailand U-23

    Timnas Indonesia Seharusnya Dapat Penalti Lawan Thailand di Semi Final SEA Games 2021 Malah Kisruh Kartu Merah - Kuningan Talk

    9 min read

      

    Timnas Indonesia Seharusnya Dapat Penalti Lawan Thailand di Semi Final SEA Games 2021 Malah Kisruh Kartu Merah - Kuningan Talk

    Erix Exvrayanto2-2 minutes 19/5/2022

    KUNINGAN TALK — Tampak dalam tayangan ulang siaran televisi pertandingan semi final SEA Games 2021 cabang sepak bola Timnas Indonesia vs Thailand, seharusnya pasukan Garuda mendapatkan penalti.

    Hal itu lantaran pemain tim Gajah Putih Thailand diduga melakukan pelanggaran handball di dalam kotak penalti jantung pertahanannya.

    Kejadian pemain Gajah Putih diduga handball dalam semifinal SEA Games 2021 Indonesia vs Thailand ini terjadi pada menit 118’.

    Atau, pada extra time. Karena, dalam 2x45 menit babak pertama dan kedua, Timnas Indonesia vs Thailand bermain imbang sama kuat, skor 0-0.

    Ihwal ini pun menuai tanggapan ramai dari warganet di media sosial Twitter, di mana tayangan ulang pemain Thailand diduga handball, cuplikan video tersebut diunggah oleh akun atas nama @whyfbnrstd usai pertandingan.

    Tangkapan layar cuplikan video tayangan ulang yang menunjukkan pemain Thailand handball di area pertahanannya dan seharusnya Timnas Indonesia mendapat hadiah penalti, pada Semi Final SEA Games 2021 Vietnam, Kamis 19 Mei 2022.* (Twitter @whyfbnrstd)

    Tangkapan layar cuplikan video tayangan ulang yang menunjukkan pemain Thailand handball di area pertahanannya dan seharusnya Timnas Indonesia mendapat hadiah penalti, pada Semi Final SEA Games 2021 Vietnam, Kamis 19 Mei 2022.* (Twitter @whyfbnrstd) Twitter @whyfbnrstd

    Sayang sekali, bola yang menyentuh tangan pemain Thailand tersebut tak dijatuhi pelanggaran handball oleh wasit.

    Padahal jika wasit menegaskan itu handball, maka Timnas Indonesia dapat memperoleh tendangan penalti.

    Baca Juga: John Fetterman Menangi Pemilihan Pendahuluan Senat Pennsylvania, Akankah Cerahkan Partai Demokrat!

    Dan, mungkin saja eksekusi dari algojo skuat Garuda mampu menaklukan Kawin yaitu kiper Thailand.

    Hingga bisa menyamakan kedudukan sebelum berakhir tambahan perpanjangan waktu 2x15 menit, dan partai semi final SEA Games 2021 Timnas Indonesia vs Thailand mungkin saja diakhiri dengan drama adu penalti, kalau skor terjadi imbang 1-1.

    Akan tetapi, malahan drama yang tercipta di menit akhir pertandingan Indonesia vs Thailand malah ganjaran empat kartu merah, sekaligus memancing kisruh di antara pemain kedua kubu.

    Berawal dari pemain Gajah PutihWilliam Gabriel Widersjoe kena kartu kuning kedua maka otomatis kartu merah di menit ke-198.

    Ternyata, si William Gabriel Widersjoe tidak terima keputusan tersebut dan terus melancarkan protes kepada wasit, malahan enggan meninggalkan lapangan pertandingan. Ini bisa juga mengindikasikan mengulur-ngulur waktu.

    Agar Timnas Indonesia tidak bisa mengejar ketertingalan defisit satu gol.

    Baca Juga: Pengusaha Sawit Pekanbaru Asal Kuningan, Roy Soproi Sikapi Larangan Ekspor Secara Nasionalis

    Sampai di luar lapangan pun William Gabriel Widersjoe tidak langsung menuju ruang ganti, malah terus protes kepada pengadil lapangan lainnya.

    Pertandingan Timnas Indonesia vs Thailand masih dapat dilanjutkan kembali, skuat Garuda sempat membuahkan peluang di kotak penalti Gajah Putih.

    Sayang mampu disapu bek Thailand, dan malah berbalik serangan balik cepat di kala hampir seluruh punggawa Merah-Putih maju, Firza Andika melakukan profesional foul untuk membendung serangan.

    Pelanggaran Firza Andika dinilai fatal oleh wasit dan langsung dijatuhi kartu merah.

    Tampak pemain Gajah Putih uring-uringan di lapangan, namun diduga pemain Timnas Indonesia itu drama mengulur-ngulur waktu hingga memancing emosi, dan terjadilah kisruh tak terkendali amarah mereka.

    Dari kisruh yang terjadi, dua kartu merah lagi menghujani kubu Timnas Indonesia, yakni kepada pemain baru Persib Bandung pindahan dari Persebaya, Rachmat Irianto dan Ricky Kambuaya.

    Baca Juga: Jadwal Semi Final SEA Games 2021 Timnas Indonesia vs Thailand Diubah! Pemain Persib Marc Klok: Maju Tak Gentar

    Tak hanya itu, wasit pun mengganjar kartu kuning kepada pelatih Timnas Thailand Alexandre Polking.

    Mereda, duel Indonesia vs Thailand pun dilanjutkan lagi, tapi hanya beberapa detik saja, karena wasit langsung mengakhiri pertandingan semifinal SEA Games 2021 Vietnam yang sangat dramatis ini.

    Skor akhir 0-1 untuk kemenangan tim berjuluk Gajah Putih, yang dicetak lewat gol Weerathep Pomphun extra time pertama.

    Gol Weerathep Pomphun begitu cantik, setelah dia bisa lolos dari jegalan Alfeandra Dewangga juga mengelabui Ronaldo Kwateh, sambil membalikan badan dia melesakan tembakan jitu yang tak bisa digagalkan kiper Indonesia Ernando Ari.

    Tercatat, Timnas Indonesia sebanyak 6 kali menelah pil pahit kekalahan dari Thailand di ajang sepak bola pada babak semifinal SEA Games.

    Dengan demikian bisa disimpulkan, siapa pun pelatih atau pemainnya, skuat Garuda belum mampu mengungguli tim Gajah Putih.

    Pemain Thailand diduga handball di area pertahanan, maka seharusnya Timnas Indonesia mendapatkan hadiah penalti pada Semi Final SEA Games 2021, Kamis 19 Mei 2022.* (tangkapan layar Twitter @whyfbnrstd)
    Pemain Thailand diduga handball di area pertahanan, maka seharusnya Timnas Indonesia mendapatkan hadiah penalti pada Semi Final SEA Games 2021, Kamis 19 Mei 2022.* (tangkapan layar Twitter @whyfbnrstd) /Twitter @whyfbnrstd

    Baca Juga: Mantan Pegawainya Sabet Medali Emas SEA Games 2021, Direktur PAM Tirta Kamuning Deni Erlanda Ucapkan Ini

    Hal ini tentunya menjadikan mental kesebelasan sepak bola Indonesia belum ada kemajuan. Terlebih, mudahnya terpancing emosi, dan mudah dibuyarkan konsentrasinya—tidak bisa fokus dalam bertanding, apalagi meningkatkan prestasinya.

    Yang perlu diperbaiki lainnya, dari apa yang terlihat dalam pertandingan ini, para pemain Timnas Indonesia terlalu gampang direbut atau kena interset pada saat mengusai bola. Serta, kerap melakukan salah umpan.***




    Komentar
    Additional JS