Sasaran yang Dilarang dalam Pencak Silat - Kompas
2 min read
KOMPAS.com - Pada peraturan pertandingan pencak silat titik yang tidak boleh diserang ada tiga area tubuh.
Adapun tiga area yang dilarang diserang dalam pencak silat adalah alat vital/kemaluan, tengkuk/leher, dan bagian kepala.
Aturan tiga titik tersebut masuk ke dalam pelanggaran berat. Sanksi pelanggaran berat akan mendapat peringatan.
Jika tiga kali mendapat peringatan, pesilat akan didiskualifikasi.
Namun, ada kalanya wasit akan mendiskualifikasi jika salah satu pesilat berniat atau dengan sengaja melakukan pelanggaran berat.
Pelanggaran Berat dalam Pencak Silat
- Menyerang bagian/titik yang tidak sah yaitu leher, kepala, dan kemaluan.
- Usaha mematahkan persendian secara langsung.
- Sengaja melemparkan lawan keluar gelanggang.
- Membenturkan atau menyerang kepala dengan kepala.
- Menyerang lawan sebelum aba-aba "mulai" dan sesuda aba-aba "berhenti".
- Menggumul, menggigit, mencakar, mencengkeram, dan menjambak.
- Menentang, menghina, meludahi, dan mengeluarkan kata-kata tidak pantas.
- Melakukan peyimpangan terhadap aturan bertanding setelah mendapat peringatan I akibat pelanggaran tersebut.
Pelanggaran Ringan dalam Pencak Silat
- Tidak menggunakan kaidah dan pola langkah.
- Keluar gelanggang secara berturut-turut dengan sengaja (lebih 2x).
- Merangkul lawan dalam proses pembelaan.
- Melakukan serangan dengan teknik sapuan sambil merebahkan diri dengan tujuan untuk mengulur waktu.
- Menghubungi orang luar dengan sikap atau isyarat dan perkataan.
- Kedua pesilat pasif atau satu pesilat pasih lebih dari 5 detik.
- Lintasan serangan yang salah yang tidak menyebabkan lawan cedera.
- Menangkap/memegang sambil memukul atau menendang.