0
News
    Home Featured Jakarta International Stadium Persija Jakarta Sepak Bola Sepak Bola Indonesia SUGBK The Jakmania

    Jakmania Mau Persija Main di JIS, Bung Ferry Minta Legowo Jika Terpaksa Harus ke GBK, Ini Alasannya - Tribunnews

    6 min read

     

    Jakmania Mau Persija Main di JIS, Bung Ferry Minta Legowo Jika Terpaksa Harus ke GBK, Ini Alasannya

    Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM - Mayoritas Jakmania menginginkan Persija Jakarta bisa menjadikan Jakarta International Stadium (JIS) kandang mereka untuk Liga 1 musim depan.

    Apalagi saat ini JIS sudah tinggal menghitung hari untuk diresmikan.

    JIS bisa dibilang menjadi hadiah dari Pemprov DKI Jakarta kepada Persija yang selama ini tak memiliki kandang sendiri.

    Laga perdana pun sudah dihelat di stadion yang berada di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara itu pada Rabu (13/4/2022).

    Bali United U-18 dengan Atletico Madrid U-18 menjadi pertandingan perdana yang digelar di JIS dalam laga bertajuk turnamen International Youth Championship (IYC) 2021.

    Baca juga: Kemegahan Bukan Jaminan, Dua Hal Ini Bikin Dedengkot Jakmania Ragukan JIS Bisa Jadi Kandang Persija

    Kemudian disusul laga antara Indonesia All Stars U20 dan Barcelona U-18.

    Hal itu membuat Jakmania tak sabar ingin melihat tim kesayangan mereka, Persija berlaga di stadion bertaraf internasional itu.

    Kendati begitu, salah satu tokoh senior The Jakmania, Bung Ferry meminta Jakmania legowo jika Persija belum bisa menjadikan JIS sebagai kandang mereka.

    Penampakan Jakarta International Stadium (JIS) yang saat ini sudah rampung 98,27 persen.
    Penampakan Jakarta International Stadium (JIS) yang saat ini sudah rampung 98,27 persen. (Istimewa Via WartaKota)

    Rupanya bukan tanpa alasan Bung Ferry menyebut demikian.

    Pasalnya, tulis Bung Ferry, untuk menentukan homebase, setiap klub Liga 1 wajib mendaftarkan stadion untuk diverifikasi oleh panitia liga.

    "Saat ini sepanjang pengetahuan saja, JIS belum diverifikasi apakah sudah memenuhi syarat minimal Liga 1," tutur Bung Ferry dilansir TribunJakarta.com dari Instagramnya, Jumat (15/4/2022).

    "Bila JIS tidak lolos verifikasi, mau ga mau Persija kembali ke GBK (Gelora Bung Karno)," lanjut dia.

    Pasalnya, kata Bung Ferry, GBK sudah terverifikasi oleh Liga 1.

    Selain itu, baik panpel maupun Jakmania juga sudah memahami bagaimana mekanisme menggelar pertandingan di sana.

    Baca juga: Persija Datangkan Pemain tapi Tak Kunjung Gaet Pelatih, Bung Ferry Sebut Sesuai Gaya Klub Elit Eropa

    "Kerjasama dengan pengelola GBK juga selama ini berjalan dengan baik," tutur Bung Ferry.

    Namun bila kembali ke GBK, Bung Ferry khawatir Persija bakal kesulitan mendapat izin dan bisa keduluan event lain yang menggelar acara di sana.

    "Biasanya jadwal Liga 1 keluar selalu belakangan sehingga jadwal penyewaan stadion GBK sudah padat.

    Kemudian letaknya yang di pusat perkantoran dan bisnis kadang menyulitkan juga untuk masalah perizinan," paparnya.

    Potret terbaru Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama sejumlah musisi di Jakarta International Stadium (JIS).
    Potret terbaru Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama sejumlah musisi di Jakarta International Stadium (JIS). (Instagram Anies Baswedan)

    Alasan khawatir JIS tak lolos verifikasi

    Bung Ferry membeberkan alasan yang membuatnya khawatir JIS tak bisa menjadi kandang bagi Persija Jakarta di musim depan.

    Dia mengakui bahwa jika dilihat bangunannya, jelas tak ada lagi yang lebih megah dari JIS.

    "Tapi verifikasi tidak hanya soal kapasitas dan fasilitas stadion, tapi juga tentang parkit kendaraan dan akses masuk ke stadion.

    Ini yang saya masih ragu," ujar Bung Ferry.

    Bung Ferry menjelaskan, kapasitas parkir di JIs hanya bisa menampung 500 kendaraan roda empat pribadi.

    Baca juga: Anies Disebut Khianati Jakmania, Persija Cuma Jadi Penonton dan Tak Dilibatkan di Ajang IYC di JIS

    Dia pun membandingkan dengan animo Jakmania yang datang ke stadion tiap mendukung Persija berlaga.

    "Sementara the Jakmania waktu nonton lawan Mitra Kukar untuk penentuan juara (Liga 1 2018), ada lebih dari 300 bis besar dan kecil.

    Belum ditambah ratusan mobil dan ribuan motor.

    Itu baru bicara kapasitas, belum lagi soal keamanan" papar Bung Ferry.

    Jakarta International Stadium (JIS)
    Jakarta International Stadium (JIS) ((Instagram @jakintstadium))

    Sebab, lanjut Bung Ferry, ketika kendaraan yang tak tertampung di area stadion kemudian parkir di luar stadion tentu akan terjadi kerancuan soal siapa yang bakal bertanggungjawab bila terjadi sesuatu tak diinginkan.

    "Soal parkir ini saya sudah sering mengingatkan sejak stadion masih awal dibangun.

    Tapi kabarnya JIS dibangun memang dengan parkiran yang minim.

    Sebagai gantinya, akses transportasi diperbanyak," ujar Bung Ferry.

    Untuk urusan akses transportasi masal menuju JIS, Bung Ferry mendengar ada wacana akan ada MRT, TransJakarta dan KRL.

    "Tapi sampai saat ini, saya belum melihat ada tempat pemberhentian khusus untuk ketiga transportasi tersebut yang jaraknya tentunya tidak jauh dari stadion.

    Baca juga: Bung Ferry Analisa Penurunan Kualitas Simic untuk Persija: Bandingkan Rekan Duet Dulu dan Sekarang

    Idealnya, setiap pengguna ketiga transportasi tersebut bisa langsung ke akses masuk stadion.

    Sehingga pergerakan masa lebih tertata dan tidak simpang siur," imbau Bung Ferry.

    Karenanya, Bung Ferry berharap keputusan mana tempat yang akan menjadi kandang Persija untuk musim depan segera ditentukan.

    "Kita semua pasti condong JIS jadi homebase Persija musim depan.

    Segala persiapan harus segera dijalankan.

    Tim Persija juga sebagai tuan rumah harus lebih paham lapangan disana dibandingkan tamunya," ujar Bung Ferry.

    "Semoga saja pihak-pihak terkait bisa segera merealisasikannya. Sepakbola Jakarta akan menjadi pelaku sejarah sebagai pengguna stadion modern dalam sebuah pertandingan resmi yang masuk agenda federasi," lanjut salah satu pendiri Jakmania itu.

    Komentar
    Additional JS