Kisah Aji Santoso Temukan dan Asah Potensi Besar Ricky Kambuaya By Kompas
Kisah Aji Santoso Temukan dan Asah Potensi Besar Ricky Kambuaya
:extract_focal()/https%3A%2F%2Fasset.kompas.com%2Fcrops%2FwsT2gnHPSSMFdRG_J3brIikMqjo%3D%2F101x0%3A1782x1121%2F750x500%2Fdata%2Fphoto%2F2021%2F12%2F10%2F61b23809ecc2b.png)
MALANG, KOMPAS.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, ikut bangga dengan meroketnya nama Ricky Kambuaya di Piala AFF 2020.
Aji Santoso mengatakan dirinya sejak awal sudah punya perasaan bahwa Ricky Kambuaya, anak asuhnya di Persebaya, akan menjadi pemain besar.
Seperti diketahui, Ricky Kambuaya menjadi salah satu pemain Indonesia yang paling bersinar di Piala AFF 2020.
Permainannya taktis dan energik. Selain itu, dia memiliki keunggulan dalam mengatur serangan dan mengendalikan tempo permainan, atribut yang membuatnya punya nilai lebih di antara personel lain tim Garuda.
Penampilan Ricky Kambuaya pun konsisten, sehingga meyakinkan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, untuk memberikannya tempat reguler selama Piala AFF 2020.
Dua gelar Man of the Match, yang masing-masing tersemat pada duel fase grup lawan Kamboja dan final leg kedua kontra Thailand menjadi bukti pengakuan akan kualitas Ricky Kambuaya.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email
Fenomena yang cukup menarik mengingat setahun lalu sosok Ricky Kambuaya tidak banyak tersorot. Bahkan, tidak banyak yang menyadari Ricky Kambuaya bermain di Liga 1 sejak musim 2019 bersama PSS Sleman.
Aji Santoso bisa dibilang adalah salah satu orang pertama yang mengendus potensi besar Ricky Kambuaya. Dia pula yang memboyongnya ke Persebaya Surabaya pada awal musim 2021-2022.
:extract_focal()/https%3A%2F%2Fasset.kompas.com%2Fcrops%2FRjjuL_jM6LSTDiKJDUYsrWi_as8%3D%2F0x0%3A1200x800%2F750x500%2Fdata%2Fphoto%2F2022%2F01%2F01%2F61d05c508debd.jpg)
Padahal, kala itu, mantan pemain PSMP Mojokerto tersebut berstatus sebagai pemain cadangan di PSS Sleman. Bahkan saat bersama Super Elang Jawa, julukan PSS, Ricky hanya sekali dipercaya tampil penuh sepanjang musim 2019.
“Anak ini punya kualitas yang belum bisa dimaksimalkan waktu itu. Dulu di PSS hanya sebagai pemain pengganti saja,” ujar Aji Santoso pelatih berlisensi AFC Pro kepada Kompas.com.