0
News
    Home Arema FC Liga 1 Sepak Bola Sepak Bola Indonesia

    Bus Arema FC Diserang di Yogya, Gilang Widya Singgung Dendam Antara Tim - jpnn

    2 min read

     

    Bus Arema FC Diserang di Yogya, Gilang Widya Singgung Dendam Antara Tim

    Kamis, 21 Oktober 2021 – 16:39 WIB
    Bus Arema FC Diserang di Yogya, Gilang Widya Singgung Dendam Antara Tim - JPNN.com Jatim
    Presiden Arema FC dan CEO J99 Corp Gilang Widya Pramana. (ANTARA/HO-Arema FC)

    jatim.jpnn.com, MALANG - Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana mengaku telah menerima permintaan maaf dari ofisial Persebaya menyusul penyerangan bus tim Singo Edan pada Rabu (20/10) malam.

    Gilang pun menyerahkan kasus penyerangan bus tim Arema FC kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

    Sebelumnya, bus tim Arema FC diserang oleh oknum suporter Persebaya di Yogyakarta, tepatnya di hotel tempat para pemain dan kru menginap.

    Crazy rich asal Malang itu menyatakan citra negatif persaingan sepak bola Indonesia harus secepatnya diakhiri.

    “Sepak bola sejatinya adalah persaudaraan. Rivalitas hanya 45 menit x 2 dengan mengadu kualitas permainan, strategi, fisik, dan teknik," kata dia, mengutip laman tim, Kamis (21/10).

    Dia berharap kejadian itu menjadi akhir rivalitas negatif di dalam dunia sepak bola Tanah Air. Sebab, berpotensi menyebabkan korban jiwa.

    Gilang mengecam insiden tersebut. Namun, dia mengungkapkan ada pelajaran berharga yang bisa dipetik. Bos kosmetik ternama tersebut menawarkan jalan terbaik untuk mengubur dendam antara tim demi berlangsungnya kompetisi.

    "Kami seikhlas-ikhlasnya agar itu menjadi tragedi terakhir, sekaligus pelajaran berharga bagi semua pengelola klub sepak bola dan suporter untuk mengakhiri dendam dan saling serang," ujar dia.

    Gilang pun meminta oknum pelaku penyerangan bus Arema FC meminta maaf secara terbuka. Tidak hanya kepada timnya maupun Aremania, melainkan juga ke Persebaya dan Bonek.

    ADVERTISING
    ADVERTISING

    Pasalnya, tindakan para oknum itu mencoreng citra kedua klub dan suporter yang kini tengah berbenah seiring membaiknya kualitas kompetisi.

    "Para oknum itu juga harus meminta maaf secara terbuka kepada PSSI dan suporter se-Indonesia lantaran tindakan mereka mencoreng citra sepak bola nasional yang kini sedang berusaha berprestasi di tengah kondisi pandemi,” ucap Gilang.

    Dia mengajak semua suporter untuk melahirkan rivalitas positif dalam memberi dukungan kepada klub tercinta dengan kreativitas dan bermanfaat bagi banyak orang.

    “Arema FC, Persebaya, dan semua klub Indonesia bersaudara. Jangan cederai dengan rivalitas destruktif dan berpotensi menghilangkan nyawa, tetapi bersatu padu untuk Indonesia,” tutur dia. (mcr13/jpnn)

    Tag
    Komentar
    Additional JS