Aturan Semifinal Piala Menpora 2021: Tanpa Extra Time, Agregat Imbang Langsung Adu Penalti - jpnn
2 min read
Aturan Semifinal Piala Menpora 2021: Tanpa Extra Time, Agregat Imbang Langsung Adu Penalti
Rabu, 14 April 2021 – 23:08 WIB
Ketua OC Piala Menpora Akhmad Hadian Lukita. Foto: Amjad/JPNN
jpnn.com, JAKARTA - Piala Menpora 2021 sudah memasuki babak semifinal. Ada beberapa aturan yang diterapkan dan layak disebut unik.
Selain soal pembagian grup, aturan di ajang pramusim ini terkait penentuan tim lolos ke partai puncak juga berbeda dengan aturan yang lumrah dipakai selama ini.
Ajang semifinal sendiri di Piala Menpora 2021 digelar dalam dua leg, bukan single match seperti di babak delapan besar.
Aturan tanpa perpanjangan waktu atau extra time diterapkan, namun untuk mekanisme keunggulan agregat dari gol tandang, tak akan diperhitungkan.
Artinya, laga leg pertama tak akan dihitung jumlah golnya saat berakhir imbang. Keuntungan gol tandang, dihilangkan. Dengan begitu, ketika sebuah tim bermain imbang 1-1 di laga kandang dan 2-2 di laga tandang, maka bukan jumlah gol saat status tandang yang dijadikan penentu lolos, namun langsung ke adu penalti.
"Jadi kalau imbang, misalnya 1-1 di laga pertama, kemudian di laga kedua skornya 2-2, nggak dihitung, jadi langsung adu penalti. Kalau salah satu tim menang, di kandang, tetapi saat tandang kalah 0-1, atau 1-2, ini kan imbang agregatnya, maka juga adu penalti," kata Ketua OC Piala Menpora Akhmad Hadian Lukita.
"Tetapi, kalau ada selisih golnya, maka yang menang dengan lebih banyak selisih gol, itu yang dinyatakan lolos," imbuh pria yang karib disapa Lulu.
Leg pertama semifinal akan mempertemukan Persija kontra PSM terlebih dulu pada Kamis (15/4) di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Kemudian, laga semifinal pada Jumat (16/4) akan mempertemukan Persib Bandung kontra PSS Sleman di stadion yang sama. (dkk/jpnn)
ADVERTISING
Ad
ADVERTISING
[Category Opsi Informasi, Olahraga, Sepak Bola, Sepak Bola Indonesia]
[Tags Featured, Piala Menpora]
Rabu, 14 April 2021 – 23:08 WIB
Ketua OC Piala Menpora Akhmad Hadian Lukita. Foto: Amjad/JPNNjpnn.com, JAKARTA - Piala Menpora 2021 sudah memasuki babak semifinal. Ada beberapa aturan yang diterapkan dan layak disebut unik.
Selain soal pembagian grup, aturan di ajang pramusim ini terkait penentuan tim lolos ke partai puncak juga berbeda dengan aturan yang lumrah dipakai selama ini.
Ajang semifinal sendiri di Piala Menpora 2021 digelar dalam dua leg, bukan single match seperti di babak delapan besar.
Aturan tanpa perpanjangan waktu atau extra time diterapkan, namun untuk mekanisme keunggulan agregat dari gol tandang, tak akan diperhitungkan.
Artinya, laga leg pertama tak akan dihitung jumlah golnya saat berakhir imbang. Keuntungan gol tandang, dihilangkan. Dengan begitu, ketika sebuah tim bermain imbang 1-1 di laga kandang dan 2-2 di laga tandang, maka bukan jumlah gol saat status tandang yang dijadikan penentu lolos, namun langsung ke adu penalti.
"Jadi kalau imbang, misalnya 1-1 di laga pertama, kemudian di laga kedua skornya 2-2, nggak dihitung, jadi langsung adu penalti. Kalau salah satu tim menang, di kandang, tetapi saat tandang kalah 0-1, atau 1-2, ini kan imbang agregatnya, maka juga adu penalti," kata Ketua OC Piala Menpora Akhmad Hadian Lukita.
"Tetapi, kalau ada selisih golnya, maka yang menang dengan lebih banyak selisih gol, itu yang dinyatakan lolos," imbuh pria yang karib disapa Lulu.
Leg pertama semifinal akan mempertemukan Persija kontra PSM terlebih dulu pada Kamis (15/4) di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Kemudian, laga semifinal pada Jumat (16/4) akan mempertemukan Persib Bandung kontra PSS Sleman di stadion yang sama. (dkk/jpnn)
ADVERTISING
Ad
ADVERTISING
[Category Opsi Informasi, Olahraga, Sepak Bola, Sepak Bola Indonesia]
[Tags Featured, Piala Menpora]